Aksi Indisipliner Menampar Pemain Lawan, Lionel Messi Lolos Dari Skorsing Komite Disiplin

Aksi Indisipliner Menampar Pemain Lawan, Lionel Messi Lolos Dari Skorsing Komite Disiplin
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kapten Inter Miami, Lionel Messi, dipastikan lolos dari isu sanksi berupa skorsing usai melakukan aksi indisipliner dalam laga lanjutan MLS. Superstar asal Argentina tersebut terekam menampar bagian belakang kepala pemain lawan, Quinn Sullivan, pada menit-menit akhir pertandingan.

Insiden yang berlangsung sengit di Subaru Park tersebut sejatinya sempat memicu potensi hukuman berat bagi sang pemain. Meski demikian, otoritas liga akhirnya memutuskan hanya menjatuhkan sanksi administratif berupa denda uang dengan nominal yang dirahasiakan.

Keputusan Komite Disiplin MLS Tanpa Sanksi Lionel Messi

Pertimbangan utama dari pihak otoritas kompetisi didasari oleh adanya provokasi awal yang diterima oleh sang kapten sebelum insiden terjadi. Seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com, peraih delapan kali penghargaan Ballon d’Or tersebut terpancing emosi akibat terkena sikut pemain lawan terlebih dahulu.

“Komite disiplin MLS menjatuhkan denda dengan jumlah yang tidak diungkapkan kepada penyerang Inter Miami CF, Lionel Messi, karena melanggar kebijakan liga terkait tindakan mengenai wajah, kepala, atau leher pemain lawan pada menit ke-101 pertandingan Miami melawan Philadelphia Union, tanggal 19 Agustus.”

Keputusan hukuman berupa denda ini membuat sang pemain dipastikan tetap dapat memperkuat skuadnya pada laga berikutnya. Kejadian ini menambah panjang daftar aksi emosional sang bintang yang berujung tanpa sanksi skorsing dari pihak pengelola liga.

Catatan Indisipliner Dan Rekor Kartu Merah Sang Megabintang

Kejadian di Subaru Park ini bukan menjadi momen emosional pertama bagi sang pemain sejak memutus karier di Eropa dan merumput di Amerika Serikat. Sebelumnya, ia juga sempat terseret kontroversi akibat kedapatan mencengkeram area leher asisten pelatih New York City FC, Mehdi Ballouchy.

Satu-satunya momen ketika ia terpaksa absen bertanding bersama Inter Miami justru terjadi akibat pelanggaran administratif di luar lapangan. Ia harus menerima skorsing otomatis setelah mangkir dari agenda laga pameran All-Star Game tanpa melampirkan keterangan resmi medis.

Secara keseluruhan, rekor kedisiplinan sang penyerang di dalam lapangan pertandingan terbilang masih sangat steril dari hukuman berat. Sepanjang berkarier di klub tersebut, ia baru mengoleksi 12 kartu kuning tanpa sekalipun menerima pengusiran langsung atau kartu merah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *