Alasan John Herdman Prioritaskan Pemain Muda Untuk Skuad Timnas Indonesia

Alasan John Herdman Prioritaskan Pemain Muda Untuk Skuad Timnas Indonesia
Potret John Herdman. (jawapos.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pemain muda dalam membangun kekuatan skuad Merah Putih. Mantan juru taktik Timnas Kanada ini secara terbuka mengaku tidak lagi memantau pesepak bola yang berusia 28 hingga 36 tahun.

Keputusan tersebut diambil setelah ia melakukan pengamatan mendalam selama empat bulan menukangi tim nasional. Ia sangat terkesan dengan melimpahnya talenta-talenta segar yang dinilai siap berjuang maksimal di lapangan hijau.

Potensi Besar Pemain Muda Lokal

Juru racik asal Inggris ini menilai para talenta belia tersebut memiliki kemampuan luar biasa yang harus segera dimaksimalkan. Ia pun bertekad memberikan jam terbang yang jauh lebih banyak bagi mereka di level internasional.

“Saya tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 tahun, meski mereka menawarkan sesuatu yang menarik. Saya begitu tertarik dengan talenta muda ini,”

Kepercayaan Herdman langsung dibuktikan dengan mengandalkan penggawa Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, pada ajang FIFA Series 2026. Pemain yang baru menginjak usia 21 tahun itu selalu diturunkan dalam dua laga kontra Saint Kitts & Nevis serta Bulgaria.

Dorongan Untuk Berkarier Di Luar Negeri

Lebih lanjut, sang pelatih terus mendorong para pemain lokal agar berani menguji batas kemampuannya dengan berkarier di luar negeri (abroad). Pengalaman berkompetisi di liga top mancanegara dinilai krusial untuk mendongkrak kualitas tim nasional, dikutip nismedia.id dari Merahputih.com.

“Kami merasa bahwa sangat penting bagi para pemain muda untuk memperoleh banyak pengalaman karena mereka masih punya peluang besar untuk abroad,”

Herdman lantas mencontohkan Marselino Ferdinan sebagai sosok ideal yang pantang menyerah mencari menit bermain bersama klub Slovakia, AS Trencin. Ia berharap ke depannya akan ada lebih banyak pemain Indonesia yang berani mengikuti jejak tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *