
Nismedia.id - Pasangan ganda putri Wu Fang-Hsien/Fanny Stollar tampil dominan dan berhasil mengalahkan Erin Routliffe/Aldila Sutjiadi di babak pertama Wuhan Open 2026. Pertandingan berlangsung cepat dengan skor identik untuk kemenangan pasangan Hungaria-Taiwan.
Set pertama berjalan cukup kompetitif di awal, namun pasangan lawan berhasil mengambil alih kendali permainan di menit-menit krusial. Beberapa kesalahan tidak paksa yang dilakukan Dila/Erin membuat mereka kehilangan momentum penting. Wu Fang-Hsien/Fanny Stollar tampil lebih tajam dalam memanfaatkan setiap celah di pertahanan lawan.
Memasuki set kedua, pola permainan hampir berulang kembali meski Dila/Erin berusaha memperbaiki performa. Mereka mencoba memperbanyak variasi serangan dan menekan area sisi lawan, namun lawan tetap tampil solid dan minim kesalahan. Skor kembali berakhir 6-3 untuk keunggulan pasangan Hungaria-Taiwan.
Nasib berbeda justru dialami oleh Janice Tjen yang berlaga di nomor tunggal putri. Ia berhasil tampil gemilang dan melangkah mulus menuju babak kedua Wuhan Open 2026. Kemenangan ini menunjukkan bahwa tenis Indonesia terus memiliki harapan baru di kancah internasional.
Janice Tjen tampil tenang dan efektif sepanjang pertandingan tunggal putri tersebut. Ia tidak memberikan banyak peluang bagi lawannya untuk mengambil alih jalannya pertandingan. Konsistensi dalam penempatan bola menjadi kunci utama yang membuatnya berhak melaju ke babak selanjutnya.
Selain di nomor tunggal, Janice Tjen juga masih memiliki tugas berat di ajang ganda putri turnamen ini. Ia akan berpasangan dengan Caty McNally untuk menghadapi perlawanan dari pasangan tuan rumah, Qianhui Tang/Yifan Xu. Pertemuan ini diprediksi tidak akan mudah mengingat dukungan tuan rumah biasanya memberikan keuntungan psikologis yang besar.
Jadwal pasti pertandingan ganda putri antara pasangan Tjen/McNally melawan Tang/Xu belum ditentukan secara resmi hingga saat ini. Panitia penyelenggara masih mengatur urutan main berdasarkan hasil-hasil pertandingan yang sedang berlangsung. Kedua pasangan harus bersabar menunggu kepastian waktu pertandingan mereka.
Aldila Sutjiadi sendiri kini berkesempatan untuk beristirahat dan mengevaluasi kembali penampilannya sebelum turnamen berikutnya. Kekalahan telak ini tentu menjadi bahan pembelajaran berharga agar dapat tampil lebih baik di kesempatan mendatang. Dukungan tetap mengalir untuk Aldila meski harus terhenti perjalanannya kali ini.
Tantangan yang dihadapi Tjen dan McNally di babak ganda tidaklah ringan karena menghadapi pasangan yang bermain di kandang sendiri. Namun, tekanan tersebut justru bisa dijadikan motivasi untuk tampil lebih lepas dan berani. Semangat tanpa beban sering kali menghasilkan penampilan terbaik dari seorang atlet.
Sumber: WTA






