
Nismedia.id - Pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez bertekad kuat menghentikan torehan buruk jelang bergulirnya MotoGP Indonesia 2026. Sorotan tajam tertuju di Sirkuit Mandalika lantaran dirinya belum pernah menyentuh garis finis pada sesi balapan utama di lintasan kebanggaan Indonesia tersebut. Misi besar diusung sang juara dunia untuk membalikkan nasib buruk dan meraih hasil maksimal di hadapan ribuan pasang mata publik Merah Putih.
Pembalap yang kini memperkuat tim pabrikan Ducati tersebut menyadari bahwa trek yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat ini menyimpan memori kelam dalam beberapa edisi terakhir. Pada edisi 2025 lalu, langkahnya harus terhenti secara prematur setelah terlibat insiden tabrakan dengan pembalap lain pada awal perlombaan. Kendati demikian, modal positif dari beberapa seri sebelumnya diyakini mampu menjadi suntikan motivasi berharga baginya.
Catatan Kelam Marc Marquez di Sirkuit Mandalika
Rentetan hasil minor sang pembalap di Sirkuit Mandalika sejatinya sudah bermula sejak gelaran MotoGP Indonesia edisi 2022. Kala itu, dirinya gagal mengawali balapan utama akibat mengalami kecelakaan hebat saat menjalani sesi warm-up hingga menderita gegar otak ringan. Nasib sial kembali berlanjut pada musim 2023 ketika ia terjatuh di sesi sprint race dan gagal menuntaskan balapan utama setelah terjatuh pada lap ke-13.
Kutukan di lintasan sepanjang 4,31 kilometer ini terus berlanjut pada gelaran musim 2024 meski sempat memunculkan harapan baru. Usai berhasil mengamankan podium ketiga di sesi sprint race, motor yang dikendarainya justru mengalami kendala teknis berupa kegagalan mesin saat balapan utama memasuki lap ke-13. Rangkaian penderitaan tersebut seolah makin lengkap setelah pada musim 2025 ia ditabrak oleh Marco Bezzecchi di tikungan ketujuh saat balapan baru berjalan satu putaran.
Rentetan hasil mengecewakan yang dialami selama empat musim beruntun menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai salah satu tempat tersulit baginya. Meskipun demikian, torehan kelam tersebut tidak melunturkan semangat juangnya untuk segera memutus rekor buruk. Ia berkomitmen tampil seratus persen demi memberikan pembuktian terbaik di atas lintasan.
Modal Kepercayaan Diri Menjelang MotoGP Indonesia 2026
Menatap persaingan di musim 2026, pembalap berjuluk The Baby Alien ini datang dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Performa konsisten yang berhasil ditunjukkannya dalam beberapa balapan terakhir, termasuk saat tampil di GP Aragon dan GP Jepang, menjadi landasan utama optimismenya. Catatan positif tersebut membuktikan bahwa adaptasi serta performa tunggangannya berada dalam kondisi yang sangat memuaskan.
Hasil positif di seri sebelumnya memberikan dorongan moril yang cukup signifikan bagi sang pembalap untuk menghadapi tantangan di Indonesia. “Balapan GP Jepang berjalan dengan baik: kami kompetitif sepanjang balapan dan berjuang untuk meraih kemenangan dengan segenap kemampuan kami,” ujar Marquez. Ia menegaskan bahwa perasaannya di atas motor terus membaik sejak tampil di Aragon sehingga memberikan keyakinan ekstra untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Kendati mengakui bahwa statistik masa lalu di Indonesia kurang berpihak padanya, ia bersama tim tetap membidik target tinggi pada edisi kali ini. “Di atas kertas, Indonesia secara historis bukanlah trek terbaik saya, dan di masa lalu, saya belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama; ironisnya, tujuan utama bersama tim adalah untuk membalikkan tren tersebut dan menjalani akhir pekan yang kuat,” katanya. Semangat juang tersebut dipastikan bakal menambah keseruan atmosfer balapan yang dinantikan oleh para penggemar olahraga otomotif di tanah air.
Sumber: Crash.net






