
Nismedia.id - Kegagalan melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026 membuat Kondisi Fisik Pemain Timnas Indonesia menjadi fokus evaluasi utama. Performa skuad Merah Putih dinilai mengalami penurunan drastis pada paruh kedua pertandingan sehingga gagal mengamankan hasil maksimal.
Sorotan tajam tersebut disampaikan secara terbuka oleh Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade, usai melihat perjuangan tim di lapangan. Penurunan stamina pemain dinilai sangat memengaruhi kestabilan taktik yang diterapkan oleh jajaran pelatih.
Sorotan Terhadap Kondisi Fisik Pemain Timnas Indonesia
Rosiade menilai bahwa pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, harus bersikap terbuka dalam menerima segala bentuk masukan konstruktif. Berita yang dikutip nismedia.id dari VIVA.co.id tersebut menegaskan bahwa banyaknya komposisi pemain naturalisasi seharusnya mampu memberikan dampak positif bagi prestasi tim nasional.
“John Herdman harus diberikan ruang untuk dikritik. Ya, karena John Herdman kan manusia biasa,” kata Rosiade.
Menurut pengamatannya, perbedaan tingkat kebugaran para penggawa Merah Putih sangat terlihat jelas jika dibandingkan dengan era kepemimpinan pelatih sebelumnya. Penurunan stamina yang terjadi secara mendadak saat memasuki pertengahan babak kedua membuat kestabilan tim terganggu.
“Maaf ya, saya ini penonton bola, saya enggak bela Shin Tae-yong. Tapi faktanya, di zaman John Herdman menit 60, itu pemain kita sudah ngos-ngosan,” ujar Rosiade.
Target Juara Menjadi Harga Mati Pada Turnamen Mendatang
Kritik yang dilayangkan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi mendalam bagi Herdman untuk membenahi seluruh kekurangan skuad Garuda. Jajaran pelatih dituntut bergerak cepat mempersiapkan ketahanan fisik pemain jelang menghadapi agenda penting internasional mendatang.
Skuad Garuda dijadwalkan akan kembali berjuang maksimal dalam ajang FIFA ASEAN Cup yang bakal berlangsung mulai 24 September hingga 4 Oktober 2026. Turnamen ini menjadi momentum pembuktian penting bagi Herdman untuk membawa tim nasional kembali ke jalur kejayaan.
“Ya harusnya kita harus juara, enggak ada cerita enggak juara,” tegas Rosiade.






