Andrea Pirlo Terancam Batal Menjadi Pelatih Timnas Italia Akibat Skandal Duta Judi

Andrea Pirlo Terancam Batal Menjadi Pelatih Timnas Italia Akibat Skandal Duta Judi
Promo Allegiant

Nismedia.id - Rencana Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia kini terancam batal. Mantan gelandang legendaris tersebut mendapat sorotan tajam menyusul keterkaitannya dengan salah satu perusahaan taruhan asal Rusia.

Penunjukan Pirlo mulanya menjadi pilihan utama Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak penawaran tersebut. Namun, gelombang protes publik mengenai isu politik dan etika membuat posisi juru taktik tersebut kembali menggantung.

Klarifikasi Pirlo Mengenai Posisi Pelatih Timnas Italia

Sorotan publik menguat setelah Pirlo diketahui menjadi ambassador perusahaan taruhan Fonbet dan sempat berkunjung ke Moskow, seperti dikutip nismedia.id dari detikSport. Isu tersebut dengan cepat merembet ke ranah politik lantaran dikaitkan dengan konflik militer yang masih berlangsung.

“Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan kemudian sebagai pelatih, saya selalu menjalankan tugas saya dengan penuh hormat terhadap hukum negara tempat saya bekerja,” tegas Pirlo dalam pernyataan resminya.

Mantan arsitek Juventus itu menegaskan bahwa kerja sama profesional tersebut murni bersifat komersial saat dirinya bertugas di Uni Emirat Arab. Ia sangat menyayangkan keputusan olahraga yang ia ambil justru diseret ke dalam konfrontasi publik yang merusak reputasinya.

Krisis Manajemen FIGC Dan Agenda Krusial Timnas

Ketidakpastian ini berpotensi memicu gejolak internal di tubuh federasi sepak bola Negeri Piza tersebut. Maldini dikabarkan siap meletakkan jabatannya apabila sosok yang ia rekomendasikan gagal menduduki kursi kepelatihan.

Sektor kepelatihan skuad Gli Azzurri sendiri telah mengalami kekosongan sejak Gennaro Gattuso mengundurkan diri pada April lalu. Mundurnya Gattuso terjadi setelah kegagalan melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.

Siapa pun figur yang nantinya terpilih dituntut untuk segera membenahi kedalaman tim dalam waktu singkat. Skuad Italia sudah ditunggu empat laga krusial dalam ajang UEFA Nations League melawan Belgia, Turki, dan Prancis mulai akhir September mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *