
Nismedia.id - Aston Villa berhasil menahan gelandang andalannya, Amadou Onana untuk tetap bertahan di Villa Park dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pemain asal Belgia itu telah menyepakati kontrak baru yang memperpanjang masa baktinya bersama klub hingga tahun 2031.
Keputusan ini diambil setelah pembicaraan yang berjalan lancar antara kedua belah pihak dalam beberapa pekan terakhir. Onana sendiri menyatakan keinginan kuat untuk terus membela Aston Villa dan menjadi bagian dari proyek jangka panjang yang sedang dibangun pelatih Unai Emery.
Sebelumnya, kontrak asli yang mengikat pemain berusia 24 tahun itu hanya akan berakhir pada tahun 2029. Dengan adanya perpanjangan ini, maka masa kerjasama antara pemain dan klub bertambah dua tahun lagi, memberikan kepastian bagi seluruh pihak.
Dikutip Nismedia.id dari Twitter @sachatavolieri, Amadou Onana telah menyetujui kontrak baru dengan Aston Villa yang akan membuatnya bertahan di klub hingga 2031. Kontrak sebelumnya sang gelandang berlaku hingga 2029, tetapi kini ia telah mengikat masa depannya jangka panjang dengan Aston Villa.
Sejak pertama kali melangkahkan kaki ke Villa Park, Amadou Onana langsung menunjukkan kualitasnya dan menjadi salah satu pemain kunci di lini tengah. Fisik yang kuat, penguasaan bola yang baik, serta kemampuan bertahan sekaligus menyerangnya membuatnya sangat berharga bagi skuad ini.
Pelatih Unai Emery menyambut baik keputusan ini dan menyebut Onana sebagai sosok yang sangat penting bagi tim. Menurutnya, karakter serta semangat yang ditunjukkan pemain itu sangat dibutuhkan untuk mencapai target yang telah ditetapkan musim ini dan musim-musim ke depan.
Bergabungnya Onana dari Everton beberapa waktu lalu terbukti sebagai keputusan transfer yang sangat menguntungkan bagi Aston Villa. Dari 72 pertandingan yang telah dijalaninya, ia telah mencetak sejumlah gol dan memberikan assist penting di momen-momen menentukan.
Dengan masa depan yang kini telah aman, Onana dapat fokus sepenuhnya untuk membantu Aston Villa meraih hasil terbaik di setiap kompetisi yang diikuti. Beban pikiran yang sering muncul akibat isu kontrak dan ketidakpastian masa depan kini telah hilang sepenuhnya.






