
Nismedia.id - Pernyataan tegas pelatih sepak bola, Coach Justin dalam podcast Warga Lokal baru‑baru ini memicu perdebatan di kalangan penggemar olahraga tanah air. Dalam sesi tersebut, ia menegaskan bahwa klaim pihak‑pihak yang menyatakan dapat menyiarkan liga‑liga besar sepak bola adalah sebuah kebohongan.
“Kalau ada yang klaim bahwa dia bisa siarkan liga ini, liga itu itu bohong,” tegas Coach Justin.
Ucapan itu kemudian mendapat tanggapan langsung dari tokoh penyiar olahraga Hanif Thamrin. Hanif Thamrin menyebut dirinya akan akan menjawab kritik orang yang menyebut aksinya hanya sekedar ucapan semata.
“Sebagai komitmen gua untuk berkomitmen membuktikan kepada kalian semua, tidak hanya mengkritik tapi juga melakukan sesuatu,” pungkasnya.
Hanif Thamrin mengumumkan rencana penyiaran turnamen Copa del Rey musim 2026‑2027 melalui saluran YouTube pribadinya. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen untuk membuktikan pernyataannya kepada publik. Menurutnya, siaran tersebut akan disajikan secara gratis dan eksklusif hanya di saluran miliknya.
“Secara resmi gua akan menyiarkan secara gratis dan eksklusif. Hanya ada di channel ini doang. Copa del Rey musim 2026‑2027 full sepanjang turnamen,” jelas Hanif Thamrin dalam video pengumuman yang diunggah ke salurannya.
Sementara itu, pihak penyelenggara Copa del Rey belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pengumuman tersebut. Beberapa pengamat hak siar olahraga mengingatkan bahwa setiap penyiaran turnamen internasional harus memiliki izin resmi dari pemegang hak siar dunia.
Coach Justin ketika dikonfirmasi kembali oleh wartawan menyatakan bahwa ia tidak menargetkan siapa pun secara pribadi dalam pernyataan sebelumnya. Ia hanya mengingatkan masyarakat agar berhati‑hati terhadap klaim siaran yang tidak disertai bukti izin resmi. Menurutnya, banyak penggemar yang sering tertipu oleh pengumuman yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Beberapa penggemar sepak bola menyambut baik rencana tersebut, karena selama ini penyiaran Copa del Rey di Indonesia jarang tersedia secara luas. Namun, kelompok lain berpendapat bahwa pengumuman sebaiknya disampaikan setelah izin resmi benar‑benar diperoleh. Perdebatan mengenai hal ini masih berlanjut di berbagai forum penggemar olahraga daring.
Sumber: Hanif Thamrin






