
Nismedia.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) resmi menetapkan Banten dan Lampung sebagai Tuan Rumah PON 2032. Keputusan ini disahkan langsung dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) 2026 di Jakarta.
Terpilihnya kedua wilayah ini mengulang konsep penyelenggaraan ganda yang sudah diterapkan pada edisi sebelumnya. Keputusan strategis tersebut diharapkan mampu mencetak lebih banyak pahlawan olahraga Merah Putih berkualitas untuk bersaing di kancah internasional.
Kelayakan Tuan Rumah PON 2032 Dan Persiapan Infrastruktur
Ketua Tim Penjaring dan Penyaring (TPP) Bakal Calon Tuan Rumah PON XXIII/2032, Suwarno, memaparkan hasil kunjungannya ke dua daerah kandidat. Secara keseluruhan, kedua provinsi dinilai sangat layak untuk menyelenggarakan pesta olahraga terbesar di tanah air ini.
Kabar penetapan agenda penting ini telah dikonfirmasi secara lengkap, seperti dikutip nismedia.id dari bolasport.com. Provinsi Banten sendiri dikabarkan telah menyiapkan puluhan arena pertandingan untuk menunjang kompetisi dari puluhan cabang olahraga berbeda.
“Kesimpulan dari kunjungan kami adalah Banten memenuhi syarat 89 persen, dilihat dari ketersediaan venue, hotel yang tersebar, dan sarana prasarana kesehatan,” ungkap Suwarno.
“Dari apa yang kami lihat di Lampung, sedikit lebih rendah dibanding Banten yakni 76 persen memenuhi syarat,” tambahnya.
Apresiasi Tinggi Dari Pimpinan Induk Olahraga Nasional
Meski terdapat sedikit catatan terkait fasilitas di Lampung, pihak penyeleksi tetap optimistis dengan kesiapan kedua daerah. Sisa waktu selama enam tahun dinilai lebih dari cukup untuk menyempurnakan seluruh fasilitas pendukung pertandingan.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut memberikan respons positif atas penetapan lokasi turnamen ini. Ia menilai seluruh jajaran pengurus daerah telah bekerja maksimal dan berjuang keras demi memajukan ekosistem olahraga nasional.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada KONI Banten dan KONI Lampung yang telah melalui proses panjang dan mendapatkan persetujuan seluruh anggota KONI Pusat,” ujar Norman.
Selain penentuan lokasi, agenda Musornaslub kali ini juga berfokus pada penyempurnaan aturan internal organisasi. Penambahan seri kompetisi baru seperti PON Pantai hingga PON Remaja juga disepakati untuk memaksimalkan pembinaan atlet sejak dini.






