
Nismedia.id - Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni mengkonfirmasi keputusan penempatan Lionel Messi sebagai pemain cadangan pada laga penutup babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Pemain bintang itu baru diturunkan ke lapangan pada menit ke-60 pertandingan.
Banyak pihak yang memperbincangkan keputusan ini. Bahkan tidak sedikit yang menduganya sebagai bagian dari strategi teknis hingga keputusan mutlak pelatih, namun kenyataannya justru menyimpan makna yang jauh lebih mendalam.
Keputusan tersebut ternyata bukan berasal dari keinginan Lionel Scaloni, melainkan murni atas kehendak dan permintaan langsung dari Lionel Messi sendiri. Hal ini terungkap jelas saat sesi konferensi pers usai pertandingan kontra Yordania pada 29 Juli.
“Messi sebenarnya bisa saja bermain selama 90 menit penuh dan semakin menambah catatan legenda dalam karirnya. Namun, ia memilih memberi kesempatan kepada rekan-rekannya untuk mendapatkan menit bermain,” jelasnya dalam konferensi pers.
Lebih lanjut, Lionel Scaloni menegaskan bahwa ayah 3 anak itu tidak pernah mengejar rekor seperti yang sedang diperbincangkan para penikmat sepakbola. Pelatih Argentina itu menyebut sikapnya sebagai rasa cintanya kepada tanah kelahiran.
“Ia tidak pernah memikirkan rekor-rekor yang sering dibicarakan orang. Itu sudah menjelaskan segalanya tentang betapa berharganya Argentina bagi dirinya,” jelas Scaloni dalam konferensi pers usai laga seperti dikutip Nismedia.id dari laman afa.com.ar.
Di sisi lain, Scaloni juga menyoroti kinerja keseluruhan tim yang tampil solid sepanjang babak penyisihan grup. Ia menegaskan bahwa target utama telah tercapai dengan aman setelah Argentina mengamankan posisi pertama di klasemen grup dan berhak melaju ke babak selanjutnya kompetisi.
“Kami bermain bagus dan sekarang babak selanjutnya dari Piala Dunia 2026 dimulai. Sekarang hal-hal baik akan datang,” ujar Scaloni dengan nada tenang namun penuh keyakinan.
Mengenai komposisi pasangan penyerang yang tampil sejak awal laga, pelatih memberikan penilaian positif terhadap kinerja Julián Álvarez dan Lautaro Martínez. Menurutnya, kedua pemain muda itu mampu menunjukkan kualitas permainan yang saling melengkapi satu sama lain dengan sangat baik. Hal ini membuktikan kedalaman kekuatan skuad Argentina yang tidak hanya bergantung pada satu nama besar saja.
“Hari ini saya pikir tim mampu bermain dengan Julián dan Lautaro, dan mereka bermain bagus; mereka adalah pemain yang dapat saling melengkapi. Kita harus menemukan keseimbangan,” tambahny.
Lebih lanjut, Scaloni menyampaikan bahwa tim tidak pernah menganggap remeh setiap pertandingan yang dijalani meski posisi lolos sudah terjamin lebih awal. Ia menegaskan keseriusan penuh dari seluruh pemain dan staf pelatih dalam menyiapkan taktik maupun kondisi fisik untuk setiap laga yang ada.
“Pertandingan hari ini adalah pertandingan di mana kami tidak bisa mengambil risiko dengan menurunkan pemain yang tidak sesuai dan bisa melihat pemain yang mampu mengisi berbagai posisi. Kami puas dengan pilihan pemain. Kami harus terus memberikan yang terbaik,” tutupnya.






