Bentrokan Panas Santos‑Bahia: Neymar Jr Balas Kritik Rodrigo Nestor

Bentrokan Panas Santos‑Bahia: Neymar Jr Balas Kritik Rodrigo Nestor
Potret pertandingan Santos dan Bahia (Tangkap layar: Sport)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pertandingan Liga Brasil antara Santos dan Bahia di Stadion Vila Belmiro berubah menjadi sorotan setelah terjadinya bentrokan panas antara penyerang Neymar Jr dan Rodrigo Nestor. Insiden itu terjadi pada awal babak pertama dan memicu keributan kecil di tengah lapangan sebelum wasit meminta agar pertandingan dilanjutkan dua menit kemudian.

Suasana pertandingan langsung menjadi tegang hingga jeda babak pertama berlangsung lebih dari 25 menit. Sebelum keributan memuncak, tim Bahia berhasil membuka keunggulan 1‑0 melalui gol Luciano Juba.

Kedua pemain yang berselisih sempat saling mendekat saat bola berada di sisi lain lapangan, sebelum terjadinya pertukaran kata‑kata yang memicu konfrontasi massal antar pemain. Wasit dan petugas keamanan segera memisahkan kedua belah pihak agar situasi tidak semakin memburuk.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Neymar Jr tampak berusaha berbicara dengan Rodrigo Nestor, namun pemain Bahia itu menghindarinya. Penyerang Santos tersebut kemudian menutup mulutnya dengan tangan kirinya saat berbicara kepada Nestor, yang segera melaporkan hal itu kepada wasit.

Tim asisten video merekomendasikan pengusiran Neymar Jr dengan merujuk pada keputusan kasus Lei Vini Júnior yang menjadi acuan dalam penanganan insiden rasisme di liga Brasil. Neymar tetap berada di lapangan selama beberapa menit dan sempat bergerak ke arah Nestor sebelum dihalangi oleh pemain pengganti Bahia.

Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah kepada Neymar Jr sehingga ia harus meninggalkan lapangan lebih awal. Keputusan itu langsung memancing reaksi beragam dari kalangan pendukung dan pengamat sepak bola Brasil.

Saat meninggalkan lapangan, Rodrigo Nestor menyampaikan pandangannya terkait insiden tersebut kepada wartawan yang menunggu di area lorong stadion. Ia menolak mengulangi ucapan yang dilontarkan Neymar dengan alasan banyak orang, termasuk anak‑anak, sedang menonton dan hal itu tidak dapat diterima.

“Saya mengagumi Neymar sebagai pemain, tetapi saya merasa Neymar kurang baik sebagai pribadi karena apa yang telah dikatakan. Aku dididik dengan baik oleh ibu dan ayahku. Sangat Berterima kasih dan tahu betul dari mana asalku,” ujar Nestor.

Rodrigo Nestor juga menyebut Neymar Jr merupakan pemain yang baik untuk diidolakan. Sayangnya, kali ini pemain adalan Timnas Brasil itu disebut gagal menjadi seorang idola karena cara bicaranya.

“Aku pikir dia adalah idola bagi semua orang sebagai pemain. Tapi hari ini dia gagal parah sebagai manusia karena cara dia bicara. Aku pikir kita tidak boleh melakukan hal semacam itu,” lanjutnya.

Beberapa jam setelah pertandingan selesai, Neymar menyampaikan tanggapan panjang melalui akun Instagram Story pribadinya. Ia menyatakan bahwa ia bukan tipe orang yang suka membicarakan kejadian di lapangan, namun merasa tindakan Nestor terhadap dirinya sangat serius.

“Apa yang dilakukan Nestor terhadap saya itu sangat serius. Serius karena itu undang‑undang yang dibuat melawan rasisme, dan dia mau memanfaatkannya,” katanya.

“Saya sangat sedih, karena dia sangat licik. Sangat licik, bener‑bener. Dia bilang di wawancara bahwa dia tidak bisa bilang apa yang saya katakan, karena ada anak‑anak yang nonton. Bro, dia berakting. Saya lempar bola ke pinggangnya dan dia langsung pegang muka. Dia mau kasih contoh apa? Bicara soal pendidikan. Saudara, saya juga punya pendidikan. Dan satu lagi: saya pria,” ungkapnya.

Neymar juga menyampaikan peringatan terkait penerapan peraturan anti‑rasisme yang berlaku di liga tersebut. Ia mengakui telah membuat kesalahan karena telah memberikan kesempatan bagi pihak lain untuk muncul ke permukaan.

“Apa yang kamu lakukan itu tidak boleh dilakukan. Dan yang bikin undang‑undang itu, hati‑hati. Karena bisa saja ada kealitan dan kejadian kayak yang saya dialami. Saya bikin kesalahan, kan? Saya kasih kesempatan buat seseorang tolol muncul. Makasih ya, Nestor, saya bakal tidur dengan hati tenang,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak liga belum mengumumkan sanksi tambahan selain pengusiran yang telah diberikan wasit pada hari pertandingan. Komite disiplin Liga Brasil menyatakan akan mempelajari rekaman insiden beserta pernyataan kedua pemain sebelum mengambil keputusan akhir.

Sumber: @neymarjr

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *