
Nismedia.id - Chief Executive Officer (CEO) Ducati, Claudio Domenicali, kembali optimistis menatap peluang Marc Marquez juara dunia pada kompetisi MotoGP musim ini. Awal musim yang sempat diwarnai berbagai kendala teknis kini berbalik menjadi persaingan sengit yang sangat terbuka di papan atas klasemen.
Pabrikan asal Borgo Panigale tersebut menilai kebangkitan performa tim dalam beberapa seri terakhir telah mengubah peta persaingan secara signifikan. Kebangkitan skuad Italia ini sekaligus membendung dominasi Aprilia yang sebelumnya sempat mengancam posisi puncak.
Peluang Marc Marquez Juara Dunia Dan Kendala Fisik
Domenicali mengakui persaingan musim ini berlangsung jauh lebih ketat dan sulit diprediksi dibandingkan musim-musim sebelumnya, seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com. Kedatangan ancaman dari pebalap lain seperti Jorge Martin dan Marco Bezzecchi makin menyemarakkan perebutan takhta juara hingga seri penutup.
“Tiga bulan lalu, Kejuaraan Dunia ini tampak sudah mustahil dimenangkan. Hari ini, situasinya sangat berbeda, dan menurut saya persaingan kejuaraan benar-benar terbuka lebar,” ujar Domenicali.
Kendati demikian, pihak manajemen menyadari bahwa kondisi fisik pilar utamanya masih menjadi perhatian krusial selama pekan balapan. Cedera bahu yang dialami sang rider mengharuskannya melakukan penyesuaian strategi demi menjaga ketahanan fisik saat mengarungi balapan utama.
Strategi Penghematan Energi Dan Persaingan Di Misano
Manajemen tim menyarankan sang pembalap untuk tampil lebih pragmatis pada sesi free practice demi menghemat stamina. Pendekatan ini sangat penting agar sang rider memiliki modal kebugaran yang cukup saat tampil pada sesi sprint maupun balapan utama di hari Minggu.
“Dia harus mencoba untuk tidak terlalu memaksakan diri pada hari Jumat demi menghemat energi untuk hari Sabtu dan Minggu,” ucap Domenicali.
Menjelang balapan krusial di Sirkuit Misano yang merupakan markas kandang tim, Ducati bertekad untuk tampil habis-habisan. Meskipun tidak menempatkan diri sebagai favorit utama, tim berjuluk Merah Borgo Panigale itu siap memberikan pertarungan sengit hingga titik darah penghabisan.






