
Nismedia.id - Federasi bulu tangkis dunia (BWF) merilis aturan baru terkait integritas yang dikirimkan langsung kepada para pebulu tangkis Indonesia. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk respons atas dugaan keterlibatan sejumlah pemain dalam praktik match-fixing.
Para pilar Merah Putih diwajibkan untuk mendalami regulasi tersebut agar terhindar dari potensi pelanggaran disiplin. Tim pelatih di pemusatan latihan nasional juga aktif memberikan pengarahan rutin harian kepada para atlet.
Sosialisasi Aturan Baru BWF Bagi Skuad Merah Putih
Pemain ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi, membenarkan adanya pendistribusian materi aturan integritas tersebut dalam bentuk digital. Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyalurkan petunjuk tersebut melalui jajaran pelatih.
“Ya selalu diperingatkan ya, terus juga terakhir berapa minggu lalu gitu, dikirim aturan baru ya, maksudnya dari BWF ke kami, buat ya untuk dipelajari lagi,” kata Syahnawi, sebagaimana dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
Rekan duetnya, Nita Violina Marwah, menambahkan bahwa jajaran pelatih bertindak sebagai perpanjangan tangan pengurus pusat dalam mengawasi integritas pemain. Pengawasan ketat dilakukan demi menjaga kebersihan atmosfer olahraga bulu tangkis nasional.
Fokus Persiapan Menuju Kejuaraan Dunia 2026
Di tengah terpaan isu yang beredar, Syahnawi memastikan bahwa kondisi internal tim ganda campuran tetap tenang dan kondusif. Program latihan fisik maupun taktis terus berjalan sesuai rencana tanpa terganggu spekulasi publik.
“Suasananya sih sebenarnya sama aja ya, maksudnya tidak ada yang gimana-gimana. Kami lebih fokus sama persiapan kita di Kejuaraan Dunia aja,” ujar Syahnawi.
Pasangan peringkat 18 dunia ini terus mematangkan kesiapan teknis untuk berjuang maksimal pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 di India. Turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi, pada pertengahan Agustus.






