Catatan 6 Laga Uji Coba PSIM Yogyakarta Menjelang Kompetisi Resmi

Catatan 6 Laga Uji Coba PSIM Yogyakarta Menjelang Kompetisi Resmi
Promo Allegiant

Nismedia.id - Klub kebanggaan masyarakat Jogja, PSIM Yogyakarta, mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 6 laga uji coba PSIM Yogyakarta menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Rangkaian pertandingan persiapan klub berjuluk Laskar Mataram tersebut ditutup dengan torehan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Pada pertandingan terakhir yang berlangsung di Lapangan Yogyakarta Independent School, Selasa sore WIB, tim asuhan pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengandaskan Garudayaksa FC dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan skuad lokal dicetak oleh winger asing Marvin Loria dan gelandang Ahmad Agung.

Evaluasi Hasil Uji Coba PSIM Yogyakarta Dari Sang Pelatih

Meskipun meraih tren positif tanpa kekalahan, Van Gastel tetap memberikan perhatian khusus pada performa anak asuhnya di lapangan. Menurut juru taktik asal Belanda tersebut, laga pramusim bukan sekadar mencari hasil akhir melainkan ajang untuk mengasah stamina fisik serta mematangkan skema permainan tim, seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com.

“Pada dasarnya setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan,” ujar Van Gastel.

Ia menegaskan bahwa seluruh pemain harus tetap berjuang maksimal dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan pramusim. Pendekatan taktik yang konsisten terus diterapkan agar kesiapan mental para punggawa Laskar Mataram semakin mantap sebelum terjun di kompetisi utama.

Sorotan Terhadap Penurunan Daya Saing Di Dalam Skuad

Di samping peningkatan kondisi fisik, mantan pelatih Feyenoord itu menyoroti penurunan tingkat persaingan internal di antara para pemain untuk memperebutkan posisi utama. Kondisi kurangnya persaingan tersebut dinilai justru memudahkan dirinya dalam memilih starting line up untuk laga resmi mendatang.

“Akan tetapi, terkadang saya merasa mereka membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, ada kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara sesama pemain,” ucap Van Gastel.

Persoalan kedisiplinan dan mentalitas juang ini diharapkan dapat segera dibenahi oleh jajaran pelatih sebelum jadwal perdana liga dimulai pada 4 September mendatang. Manajemen dan jajaran pelatih terus bekerja keras melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga daya saing tim di tingkat tertinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *