Cetak Sejarah, Asael Christo Raih Perak Pertama Indonesia di Youth Olympic Games 2026

Cetak Sejarah, Asael Christo Raih Perak Pertama Indonesia di Youth Olympic Games 2026
Potret Asael Christo yang raih perak pertama Indonesia di Youth Olympic Games 2026 (Instagram: @itajuliati)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Atlet wushu muda Indonesia, Asael Christo Jacob Rondonuwu berhasil mengukir sejarah di ajang Youth Olympic Games Dakar 2026. Ia meraih medali perak pada nomor Wushu Taolu Men’s Changquan Combined yang dipertandingkan di Dakar Expo Center, Senegal.

Pertandingan final berlangsung pada Selasa malam waktu setempat, di mana Asael Christo harus bersaing dengan atlet‑atlet muda terbaik dari berbagai negara. Nomor Changquan Combined menggabungkan dua jurus utama, yaitu Changquan atau jurus tangan kosong dan Gunshu atau jurus tongkat.

Dengan total skor 18,709 poin, Asael Christo berhasil menempati posisi kedua di bawah wakil China, Lin Yilei yang meraih medali emas. Atlet asal Iran Arash Pahali mendapatkan medali perunggu dengan skor 18,603 poin. Pencapaian ini sekaligus menjadi medali perak pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Youth Olympic Games 2026.

Prestasi ini memiliki makna besar bagi perkembangan wushu nasional. Sebelumnya, Indonesia hanya berhasil meraih medali perunggu pada tiga edisi Olimpiade Remaja sebelumnya. Wushu juga untuk pertama kalinya dipertandingkan sebagai cabang resmi perebutan medali pada ajang kali ini .

Asael mengakui bahwa persaingan di tingkat internasional terasa sangat ketat, terutama dari atlet‑atlet Asia yang sudah memiliki dasar gerakan yang kuat. Ia menyatakan masih ada kekurangan yang harus diperbaiki jika ingin bersaing untuk medali emas di ajang mendatang. Ia berencana kembali ke dalam sesi latihan segera setelah kembali ke tanah air.

Federasi Wushu Indonesia akan mengevaluasi program pembinaan atlet muda setelah melihat hasil positif di Dakar. Mereka berharap dapat menyiapkan lebih banyak peserta berkualitas untuk edisi Youth Olympic Games selanjutnya. Pihak federasi juga akan meningkatkan kerja sama dengan pelatih‑pelatih berkelas dunia untuk memperbaiki teknik para atlet nasional.

Bagi masyarakat Indonesia, medali perak ini menjadi kabar gembira di tengah persaingan olahraga dunia yang semakin ketat. dengan berakhirnya penampilan Asael di Dakar, perhatian kini beralih ke sisa pertandingan kontingen Indonesia yang masih berlangsung hingga pekan depan.

Sumber: NOC Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *