Cristiano Ronaldo Siap Menerima Sanksi Usai Hengkang Dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo Siap Menerima Sanksi Usai Hengkang Dari Timnas Portugal
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menegaskan bahwa ia siap menerima sanksi atas keputusannya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional. Pemain veteran berusia 41 tahun tersebut memilih hengkang dari lokasi latihan sehari jelang laga UEFA Nations League melawan Denmark pada awal Oktober.

Setelah sempat bungkam, penyerang Al Nassr itu akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada rekan setim dan publik Portugal. Tindakan emosional tersebut diakui dipicu oleh hancurnya rasa kepercayaan sang pemain terhadap pelatih kepala tim nasional.

Alasan Utama Cristiano Ronaldo Siap Menerima Sanksi

Penyerang berjuluk CR7 itu mengakui bahwa keputusan meninggalkan camp latihan murni merupakan bentuk kesalahan pribadinya. Meskipun merasa kecewa berat dengan situasi internal tim, ia sadar tindakan tersebut seharusnya tidak dilakukan oleh seorang pemain profesional.

“Saya memohon maaf kepada rekan-rekan saya di timnas karena telah meninggalkan pemusatan latihan. Sebab meskipun kepercayaan saya terhadap pelatih telah dirusak sepenuhnya, saya seharusnya tidak melakukan hal itu,” ujar Ronaldo melalui akun media sosial pribadinya pada Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

Ia merasa keberadaannya di dalam tim saat itu justru akan memberikan dampak buruk bagi atmosfer keharmonisan skuad. Rasa tidak berguna tersebut mendorong sang kapten mengemas barang-barangnya dan pergi meninggalkan lokasi latihan secara mendadak.

Tuntutan Hukuman Tegas Dari Federasi Sepak Bola Portugal

Mantan penggawa Real Madrid itu menilai Federasi Sepak Bola Portugal atau PFF harus mengambil tindakan tegas tanpa memberikan keistimewaan. Ia sadar betul bahwa aturan kedisiplinan harus berlaku setara untuk seluruh anggota skuad tanpa memandang status bintang.

“Federasi Sepak Bola Portugal harus menilai konsekuensi dari tindakan saya dan menghukum saya atas hal tersebut. Saya percaya sanksi tersebut tidak boleh dikurangi,” tegas pemilik lima gelar Ballon d’Or tersebut.

Statusnya sebagai kapten tim diakui menjadi faktor pemberat yang membuat sanksi disiplin patut dijatuhkan secara penuh. Kini publik sepak bola dunia tengah menantikan langkah resmi yang akan diambil PFF terkait nasib masa depan sang megabintang.

Sumber: CNN Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *