Dimainkan Penuh, John Herdman Sebut Verdonk Harapan Timnas Indonesia di Masa Depan

Dimainkan Penuh, John Herdman Sebut Verdonk Harapan Timnas Indonesia di Masa Depan
Potret Calvin Verdonk yang disebut sebagai masa depan Timnas Indonesia (Instagram: @c.verdonk)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Timnas Indonesia mengalami kekalahan dengan skor 0-1 dari Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 pada 30 Maret malam. Penampilan Calvin Verdonk semalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut mendapatkan sorotan dari nahkoda baru Tim Garuda.

John Herdman menugaskan Verdonk untuk bermain lebih ke depan pada laga Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026. Posisi yang berbeda diberikan ini menjadi sorotan mengingat peran andalan LOSC Lille tersebut sebelumnya yang lebih banyak berada di lini belakang.

Kinerja Verdonk dalam laga tersebut juga menunjukkan perbedaan waktu bermain dibandingkan laga sebelumnya. Saat melawan St Kitts and Nevis, dia hanya bermain selama 58 menit, namun pada laga kontra Bulgaria dia mendapatkan kesempatan bermain penuh. 

Pelatih John Herdman memberikan pujian khusus kepada pemain berseragam LOSC Lille. Dia menyebut Verdonk bukan sekedar pemain yang mampu bermain sebagai pemain bertahan namun juga piawai mengendalikan permainan dan membantu lini serang.

“Penampilannya malam ini luar biasa. Dia pemain yang komplit. Saya pikir Calvin akan menjadi bagian besar dari masa depan tim ini dalam mengontrol tempo di lini tengah,” kata Herdman padakonferensi pers usai laga yang dikutip Nismedia.id dari Instagram @BolaSportcom.

Lebih lanjut, John menambahkan bahwa Verdonk memiliki kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan yang baik. Dalam laga Indonesia vs Bulgaria semalam Verdonk terlihat menjalankan dua peran berbeda. Pada awalnya dia bermain sebagai gelandang bertahan, kemudian berpindah menjadi gelandang serang dengan peran nomor 10.

Herdman juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap penampilan Verdonk. Ia menegaskan bahwa Verdonk bermain pada level tertinggi malam itu dan pantas mendapatkan apresiasi lebih.

“Saya bangga dengan Calvin. Dia bermain di level tertinggi malam ini. Dia pantas mendapatkan lebih,” kata dia menekankan. Harapan terhadap perkembangan Verdonk semakin besar untuk kemajuan sepak bola Indonesia kedepannya.

Sekedar informasi, peran sebagai gelandang mulai dipercayakan kepada Calvin Verdonk sejak era pelatih Patrick Kluivert. Sementara pada masa Shin Tae-yong, dia lebih sering ditempatkan sebagai pemain bertahan di bek sayap kiri atau bek tengah Timnas Indonesia.

John Herdman melihat potensi besar yang dimiliki Calvin Verdonk bagi Timnas Indonesia. Dia menyatakan bahwa kemungkinan besar pemain yang kini berkarir di LOSC Lille Liga Prancis itu akan terus dimainkan di lini tengah. Peran tersebut membuatnya menjadi pengontrol tempo permainan tim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *