Ditolak Masuk Amerika Serikat, Wasit Somalia Ini Gagal Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Ditolak Masuk AS, Wasit Somalia Ini Gagal Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Potret Omar Artan yang gagal pimpin laga Piala Dunia (Instagram: @omar_artan)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Wasit berkelas internasional asal Somalia, Omar Artan harus menelan kekecewaan mendalam. Ia dipastikan batal bertugas sebagai pemimpin pertandingan dalam ajang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Omar Artan hampir saja tercatat sebagai wasit pertama dari Somalia yang memimpin di turnamen sepak bola paling bergengsi sedunia. Ia telah melalui rangkaian seleksi ketat dan pelatihan khusus yang diselenggarakan oleh FIFA selama beberapa tahun terakhir.

Namun, harapan itu harus kandas ketika ia tiba di Bandara Internasional Miami ketika petugas imigrasi menolak izin masuk meskipun dokumen perjalanan yang dimilikinya dianggap lengkap dan sah. Akhirnya, Artan harus dialihkan dan saat ini berada di Istanbul, Turki.

Dikutip Nismedia.id dari media The Guardian, penolakan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pengamat sepak bola dunia. Banyak pihak yang mempertanyakan alasan di balik pembatasan tersebut, mengingat status Artan sebagai pejabat resmi yang ditunjuk FIFA.

Pihak FIFA akhirnya angkat bicara terkait persoalan yang berkembang ini. Pihaknya menegaskan bahwa Omar Artan tidak dapat mengikuti sesi latihan bersama tim wasit lainnya maupun memimpin pertandingan sesuai jadwal yang telah disusun.

“Tidak dapat berlatih dan memimpin di Piala Dunia 2026. Tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pemerintah tuan rumah, karena aturan masuk dan visa merupakan kewenangan mutlak setiap negara,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

Situasi ini diduga berkaitan dengan kebijakan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump beberapa waktu lalu. Somalia tercatat sebagai salah satu negara yang masuk dalam daftar pembatasan perjalanan yang cukup luas ke wilayah Amerika Serikat.

Meski demikian, otoritas di Amerika Serikat belum merilis alasan spesifik mengapa visa yang dimiliki Omar Artan akhirnya tidak diakui saat kedatangannya. Pihak berwenang hanya menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan keamanan nasional, tanpa memberikan rincian data atau bukti pendukung yang jelas.

Penasehat Senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia menyebut kebijakan ini tidak sesuai dengan tujuan sepakbola yang berpegang teguh pada konsep keadilan. Terlebih, Omar Artan adalah wasit paling dihormati di Afrika.

“Merusak komitmen sepakbola terhadap permainan yang adil. Omar Artan adalah salah satu wasit yang dihormati di Afrika dan pantas didukung seluruh komunitas sepakbola,” terangnya.

Belum ada informasi apakah FIFA akan mengajukan banding atau meminta klarifikasi lebih lanjut kepada pemerintah Amerika Serikat. Hingga saat ini, posisi Artan dalam daftar petugas pertandingan sudah digantikan oleh wasit lain yang telah memenuhi syarat dan diizinkan masuk wilayah tuan rumah.

Artan sendiri belum memberikan pernyataan panjang lebar terkait nasibnya tersebut. Ia hanya menyampaikan kekecewaannya secara singkat dan berharap suatu hari nanti masih ada kesempatan untuk berkontribusi dalam ajang internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *