
Nismedia.id - Gelaran Formula 1 Grand Prix Las Vegas 2025 yang berlangsung di Las Vegas Strip Circuit, Minggu (23/11/2025), berakhir dengan drama kejutan yang mengguncang perebutan gelar juara dunia. Pembalap andalan Red Bull Racing, Max Verstappen, sukses tampil sebagai pemenang, namun sorotan utama justru tertuju pada nasib tragis tim McLaren usai balapan.
Pada balapan yang berlangsung selama 50 putaran tersebut, Max Verstappen tampil begitu dominan. Melansir laporan dari Kompas.com, sang juara bertahan langsung mengambil alih pimpinan lomba sejak tikungan pertama dengan menyalip Lando Norris yang start dari pole position.
Dalam kondisi cuaca yang kering dan sejuk, berbeda jauh dengan sesi kualifikasi yang diguyur hujan, Verstappen melesat tak terbendung. Ia menyentuh garis finis dengan keunggulan lebih dari 20 detik dari pesaing terdekatnya untuk meraih kemenangan ke-69 dalam kariernya.
“Biasanya balapan ini sulit bagi kami. Biasanya kami kurang bagus soal ban, tapi hari ini sepertinya kami bisa mengendalikannya sedikit lebih baik,” ujar Verstappen usai balapan.
Kemenangan ini awalnya tampak biasa saja bagi Verstappen, sampai kabar mengejutkan datang beberapa jam setelah pesta podium usai.
Petaka McLaren: Didiskualifikasi Akibat Masalah Teknis
Kegembiraan McLaren yang menempatkan Lando Norris di posisi kedua dan Oscar Piastri di posisi keempat sirna seketika di ruang pemeriksaan teknis (scrutineering). FIA menjatuhkan hukuman berat berupa diskualifikasi kepada kedua mobil McLaren.
Seperti dilaporkan oleh Detik Sport, kedua mobil MCL38 milik Norris dan Piastri gagal lolos uji standar ketebalan skid block (papan kayu/komposit di bawah lantai mobil). Mengacu pada aturan teknis Pasal 3.5.9 Regulasi F1, ketebalan minimum skid block pasca-balapan haruslah 9 milimeter (mm).
Hasil pengukuran FIA menunjukkan angka yang fatal:
- Mobil Lando Norris: Ketebalan hanya 8,88 mm (kanan depan) dan 8,93 mm (kanan belakang).
- Mobil Oscar Piastri: Lebih parah dengan ketebalan 8,74 mm di sisi kanan depan.
Pihak McLaren menduga tergerusnya komponen tersebut disebabkan oleh efek porpoising (guncangan mobil) yang tak terduga di lintasan lurus Las Vegas yang bergelombang. Meski pelanggaran ini dianggap tidak disengaja, regulasi F1 bersifat mutlak.
“Kehilangan begitu banyak poin sungguh membuat frustrasi. Sebagai tim, kami selalu berusaha keras, dan jelas kami tidak menemukan keseimbangan yang tepat hari ini,” ungkap Norris dengan nada kecewa.
Akibat keputusan ini, seluruh poin yang diraih Norris dan Piastri di Las Vegas dinyatakan hangus. Posisi podium pun direvisi. George Russell (Mercedes) naik ke posisi kedua, dan rookie Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, secara mengejutkan naik ke podium ketiga.
Peta Klasemen Berubah, Verstappen Kembali Mengancam
Diskualifikasi ganda McLaren ini mengubah total konstelasi perebutan gelar juara dunia F1 2025 yang tinggal menyisakan dua seri lagi (Qatar dan Abu Dhabi).
Sebelum diskualifikasi, Norris diprediksi akan memperlebar jarak dan semakin dekat dengan gelar juara dunia pertamanya. Namun, menurut analisis BeritaSatu, situasi kini berbalik memberikan angin segar bagi Verstappen.
Selisih poin antara Norris dan Verstappen yang tadinya diprediksi melebar, kini terpangkas drastis menjadi hanya 24 poin. Dengan maksimal poin yang tersedia di dua seri terakhir, peluang Verstappen untuk mempertahankan gelar juara dunia kelimanya kembali terbuka lebar.
Klasemen Pembalap Terbaru (Pasca-Diskualifikasi)
Berikut adalah perolehan poin lima besar pembalap terbaru usai GP Las Vegas:
- Lando Norris (McLaren) – 390 poin
- Max Verstappen (Red Bull Racing) – 366 poin
- Oscar Piastri (McLaren) – 366 poin
- George Russell (Mercedes) – 294 poin
- Charles Leclerc (Ferrari) – 226 poin






