
Nismedia.id - Panggung bergengsi Victor BWF World Junior Championships 2026 akhirnya menanti perwakilan muda Indonesia di tanah Mesir. Kompetisi tingkat dunia ini akan berlangsung pada 11 hingga 17 Oktober mendatang.
Pengundian grup resmi telah dilakukan dan membagi seluruh peserta ke dalam kelompok-kelompok pertandingan yang telah ditetapkan. Setiap negara kini mengetahui siapa lawan yang akan dihadapi di fase awal sebelum memasuki babak penyisihan ganda.
Dikutip Nismedia.id dari bwfbadminton.com, Indonesia ditempatkan di Grup D2 bersama Macau dan Senegal dalam perebutan tiket lolos ke babak berikutnya. Penempatan ini menempatkan Indonesia sebagai unggulan di kelompok tersebut.
Sementara itu, persaingan di kelompok lain terlihat jauh lebih panas dan ketat. Grup D1 misalnya, diisi oleh India, Peru, dan Brasil. 3 negara yang perkembangannya pesat dalam beberapa tahun terakhir dan kerap memberikan kejutan.
Negara-negara raksasa lain juga tak luput dari kelompok yang cukup berat. Jepang berada di Grup C1 berhadapan dengan Denmark dan Selandia Baru, sementara Tiongkok di Grup G1 bersama Portugal dan Zimbabwe.
Korea Selatan berada di Grup E2 berhadapan dengan Rumania dan Mauritius, dan tuan rumah Mesir masuk di Grup F2 bersama Amerika Serikat dan Azerbaijan. Malaysia, Thailand, serta China menjadi beberapa nama besar yang dipastikan turun di ajang ini.
Pembagian kelompok ini menunjukkan bahwa jalur Indonesia relatif lebih terbuka dibanding negara-negara Asia lainnya yang bertemu lawan kuat sejak awal. Namun, hal ini justru menjadi beban sekaligus peluang untuk tampil dominan dan membangun kepercayaan diri.
Pelatih serta staf pelatih timnas junior Indonesia kini tinggal menyusun strategi dan memantapkan fisik para atlet jelang keberangkatan ke Afrika Utara. Konsistensi dan kematangan mental akan menjadi kunci utama melewati fase grup tanpa hambatan berarti.
Target yang jelas dan terukur adalah lolos sebagai juara grup untuk menghindari lawan-lawan berat lebih awal di babak gugur. Kini tinggal membuktikan di atas lapangan apakah persiapan panjang selama ini mampu membuahkan hasil di pentas dunia.






