
Nismedia.id - Persaingan memperebutkan penghargaan Ballon d’Or 2026 semakin hangat setelah kedua kandidat terkuat, Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, sama-sama menyuarakan kesiapan dan kelayakan mereka untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Pernyataan terbuka dari kedua pemain bintang ini memicu berbagai reaksi, baik dari sesama pemain maupun pengamat sepak bola dunia. Salah satu tanggapan menarik datang dari Marc Cucurella yang kini menjadi rekan setim keduanya di level klub maupun tim nasional.
Marc Cucurella memiliki posisi yang unik dalam persaingan ini. Ia telah bertahun-tahun menjadi rekan setim Lamine Yamal di tim nasional Spanyol, sementara sejak musim panas 2026 ia bergabung dengan Real Madrid dan menjadi rekan setim Kylian Mbappe. Kedekatannya dengan kedua bintang ini membuatnya harus berhati-hati dalam memberikan pernyataan, namun ia justru melihat hal ini dari sudut pandang yang berbeda dan segar.
Alih-alih memihak salah satu, bek kiri ini justru memuji keberanian kedua pemain tersebut dalam menyampaikan keinginan mereka secara terbuka. Ia menilai tidak ada yang salah dengan upaya mempromosikan diri sendiri selama hal itu dilakukan dengan cara yang wajar dan berlandaskan prestasi. Baginya, jika tokoh publik lain boleh melakukannya, mengapa pesepakbola tidak diperbolehkan.
“Jika politisi melakukannya, mengapa pesepakbola tidak?” candanya dikutip Nismedia.id dari media Cadenaser, dalam program ‘El Larguero’ bersama Manu Carreño.
Lebih lanjut, ia menjelaskan lebih lanjut bahwa jika dirinya berada di posisi yang sama dan memiliki peluang nyata untuk memenangkan penghargaan setinggi itu, ia juga akan melakukan hal serupa. Menurutnya, memanfaatkan setiap kesempatan adalah hal yang wajar dan patut diapresiasi.
“Jika saya punya kesempatan untuk menang, saya juga akan berkampanye 100%. Anda harus memanfaatkannya,” jelasnya.
Marc Cucurella kemudian menambahkan dengan nada humor yang khas bahwa dirinya sendiri bahkan belum tentu masuk dalam daftar utama pemenang. Keberadaannya di jajaran nominasi saja sudah dianggapnya sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa.
“Sudah cukup luar biasa bahwa saya berada di 30 besar. Saya sedang melihat apakah mereka akan mengajak saya ke acara gala, karena Anda telah menominasikan saya untuk sekali ini, setidaknya saya ingin melihat acaranya,” katanya sambil tertawa.
Ketika dipancing untuk ikut berkampanye pula, ia tidak menolak dan justru melakukannya dengan gaya yang santai dan penuh canda. Dengan gerakan malu-malu ke arah kamera dan sebuah acungan jempol, ia menyampaikan pesan singkatnya.
“Pilih saya!” ucapnya sambil tersenyum.
Di akhir wawancara, Cucurella menegaskan bahwa persaingan terbuka seperti ini justru hal yang positif dan wajar terjadi. Ia menyebut edisi tahun ini mungkin salah satu yang paling banyak diperdebatkan, sehingga wajar jika para kandidat memberikan suara mereka.
“Mereka akan bersaing selama bertahun-tahun dan akan menjadi salah satu kandidat terkuat, bersama beberapa lainnya, tetapi wajar bagi masing-masing dari mereka untuk berkampanye. Hanya untuk berjaga-jaga jika masih ada yang ragu,” tutupnya.






