
Nismedia.id - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi memasukkan Fajar Furqon ke dalam daftar Elite AFC Assistant Referee untuk musim 2026-2027. Keputusan ini membuka peluang luas bagi wasit asisten asal Indonesia tersebut untuk bertugas di berbagai kompetisi bergengsi benua Asia.
Dengan penetapan tersebut, Fajar Furqon berhak ditugaskan dalam seluruh rangkaian kompetisi klub dan kelompok usia yang diselenggarakan AFC. Lingkup tugasnya meliputi Liga Champions AFC, Piala AFC, hingga kejuaraan kelompok umur seperti Piala Asia U-23 dan U-20.
Masuknya Fajar ke dalam daftar Elite AFC menjadi bukti pengakuan internasional atas kualitas dan konsistensi penampilannya. Ia kini memiliki kesempatan berharga untuk mendapatkan pengalaman memimpin pertandingan di level yang lebih tinggi dan kompetitif. Pengalaman ini tentu akan semakin menajamkan ketajaman dan ketelitiannya saat bertugas di lapangan.
Pada Rabu, 14 Oktober 2026, dengan penambahan Fajar Furqon, Indonesia kini secara resmi memiliki lima asisten wasit dalam daftar Elite AFC. Keempat nama lainnya adalah Bangbang Syamsudar, Nurhadi Sulchan, Beni Andriko, dan I Gede Selamet Raharja. Kelimanya siap menjadi tulang punggung perwasitan Indonesia di panggung Asia musim ini.
Selain lima asisten wasit tersebut, Indonesia juga memiliki tiga wasit utama yang tercatat dalam daftar Elite AFC. Mereka adalah Thoriq Munir Alkatiri, Yudi Nurcahya, dan Naufal Adya Fairuski . Kehadiran kedelapan nama ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan wasit nasional mulai menunjukkan hasil yang nyata dan membanggakan.
Komite Wasit PSSI secara berkelanjutan terus berupaya meningkatkan jumlah perangkat pertandingan Indonesia yang masuk dalam daftar internasional. Langkah ini dilakukan melalui berbagai program pelatihan, pemantauan fisik, serta peningkatan pemahaman aturan sepak bola terkini. Kerja sama dengan lembaga perwasitan internasional juga terus diperkuat.
Upaya peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memperluas kesempatan wasit Indonesia untuk bertugas di berbagai kompetisi internasional yang lebih luas. Semakin banyak wasit Indonesia yang berkeliling bertugas, semakin luas pula wawasan dan pengalaman yang mereka peroleh. Pada akhirnya, mutu perwasitan di dalam negeri pun akan ikut meningkat.
Peningkatan kualitas perwasitan Indonesia juga sejalan dengan peningkatan standar kompetisi domestik yang semakin ketat dan profesional. Kehadiran wasit berkaliber Asia di dalam liga domestik pun diharapkan dapat menaikkan standar penegakan aturan di setiap pertandingan yang digelar. Hal ini tentu akan membuat liga Indonesia semakin kredibel di mata Asia.
AFC sendiri terus memperketat standar seleksi wasit elit setiap tahunnya. Aspek kebugaran jasmani, ketepatan keputusan, serta kemampuan berkomunikasi menjadi penilaian utama yang sangat ketat. Kelima asisten wasit Indonesia tersebut dinyatakan telah memenuhi seluruh syarat yang ditetapkan oleh badan sepak bola Asia tersebut.
Ke depan, PSSI menargetkan semakin banyak wasit dan asisten wasit Indonesia yang mampu menembus daftar elit AFC dan FIFA. Dukungan menyeluruh dari seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia sangat diharapkan agar pembinaan perwasitan nasional terus berjalan berkelanjutan dan menghasilkan lebih banyak nama-nama berkualitas di masa mendatang.
Sumber: PSSI






