FIGC Sepakati Kontrak Dengan Andrea Pirlo Untuk Latih Timnas Italia Selama 4 Tahun

FIGC Sepakati Kontrak Dengan Andrea Pirlo Untuk Latih Timnas Italia Selama 4 Tahun
Promo Allegiant

Nismedia.id - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi mencapai kesepakatan untuk meminta Andrea Pirlo latih Timnas Italia dengan masa kerja berdurasi empat tahun. Mantan pahlawan Piala Dunia 2006 tersebut dihadirkan untuk mengakhiri kekosongan posisi head coach yang ditinggalkan Gennaro Gattuso sejak April lalu.

Kegagalan menembus putaran final turnamen global untuk ketiga kalinya secara beruntun mendorong federasi melakukan pembenahan mendasar. Keputusan ini diharapkan mampu membawa angin segar sekaligus mengembalikan mental pemenang skuad Negeri Pizza di panggung internasional.

Proses Negosiasi Sebelum Andrea Pirlo Latih Timnas Italia

Sebelum menjatuhkan pilihan akhir, FIGC sempat membidik sejumlah nama pelatih papan atas dunia. Kursi kepelatihan sempat ditawarkan kepada Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola demi memimpin proyek jangka panjang tim nasional.

Namun, Ancelotti dipastikan tetap bertahan menukangi tim nasional Brasil meski baru saja tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sementara itu, proses negosiasi dengan Guardiola menemui jalan buntu akibat kendala nilai kontrak dan alasan prioritas keluarga.

Direktur Teknik Italia, Paolo Maldini, mengonfirmasi pendekatan agresif yang sempat dilakukan oleh pihak federasi kepada para pelatih elite tersebut.

“Kami tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa kami juga berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berbicara dengan Pep,” ujar Maldini sebagaimana dikutip nismedia.id dari Kompas.com.

“Terus terang, rasanya tepat untuk memulai dengan mereka yang kami anggap sebagai yang terbaik di dunia.”

Misi Revolusi Dan Pembinaan Pemain Muda

Buntut dari kebuntuan negosiasi dengan kandidat lain membuat FIGC dengan mantap merampungkan kesepakatan bersama Pirlo. Sosok yang pernah mempersembahkan trofi Coppa Italia dan Piala Super Italia saat melatih Juventus itu dinilai memiliki visi yang selaras dengan federasi.

Bersama Maldini dan Leonardo, pihak federasi merancang perombakan total pada metode pelatihan serta sistem pengembangan pemain muda. Langkah strategis ini diambil guna mengatasi krisis pembinaan bakat yang dinilai kian memburuk.

Penunjukan pelatih berusia 47 tahun ini sekaligus mengungguli kandidat lain seperti Antonio Conte dan Roberto Mancini. Kini, tanggung jawab besar berada di pundak sang legenda untuk memimpin masa depan sepak bola Italia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *