
Nismedia.id - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, membuat gempar usai meluapkan kemarahannya dalam sesi konferensi pers pada Selasa waktu setempat. Ketegangan ini terjadi usai timnya menelan kekalahan 2-0 dari Barcelona yang sekaligus menutup peluang juara LaLiga musim 2025-2026.
Pria berusia 79 tahun itu mengklaim menjadi korban kampanye kotor untuk melengserkannya dari kursi kepemimpinan. Perez pun secara tegas menantang pihak-pihak yang ingin menggantikannya agar maju secara terbuka dalam pemilihan umum pengurus klub.
Bantah Lelah Pimpin Real Madrid Dan Serang LaLiga
Menjabat sejak Juni 2009, Perez dituding oleh sejumlah pihak sudah terlalu lelah untuk mengurus tim. Namun, ia merespons keras spekulasi tersebut dengan memaki jurnalis dan menegaskan dedikasinya, dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
“Saya di sini untuk mengatakan bahwa saya tidak akan pergi ke mana pun dan saya di sini untuk maju dalam pemilihan,”
Selain mengkritik tajam para jurnalis yang dianggap menyebarkan rumor dari pihak lawan, ia juga melancarkan serangan kepada penyelenggara kompetisi. Ia menyebut LaLiga sebagai sistem yang kotor dan harus dilawan.
“Kita harus melawan La Liga. Korupsi dalam permainan ini, sistematis,”
Peluang Kembalinya Jose Mourinho
Di tengah ketegangan tersebut, sang presiden juga memberikan sedikit tanggapan mengenai peluang kembalinya pelatih Jose Mourinho untuk menangani skuad utama musim depan. Ia tidak menepis rumor tersebut meski belum ada pergerakan pasti.
“Kami belum sampai pada tahap proses itu,”






