
Nismedia.id - Penyelenggaraan Formula 1 Grand Prix Bahrain 2026 resmi dialihkan ke Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, akibat situasi konflik bersenjata yang membara di kawasan Timur Tengah. Agenda balapan utama tersebut dijadwalkan bakal berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026, dengan mengusung nama resmi Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia.
Semula ajang balapan ini direncanakan bergulir pada April sebagai seri keempat, namun terpaksa dibatalkan oleh pihak penyelenggara demi keselamatan seluruh tim. Perubahan lokasi ini menandai kembalinya arena balap Sepang dalam jajaran kompetisi jet darat paling bergengsi di dunia.
Penyebab Pemindahan Grand Prix Bahrain 2026 Dan Pemilihan Sepang
Keputusan pembatalan seri di kawasan Timur Tengah diambil oleh federasi sejak Maret setelah eskalasi konflik yang melibatkan Iran makin meluas. Serangan militer bahkan sempat menyasar sejumlah fasilitas krusial di sekitar arena balap, sehingga pembatasan jalur udara membuat ajang olahraga ini dinilai terlalu berisiko.
“Keputusan sulit ini menjadi pilihan yang tepat dalam situasi Timur Tengah saat ini,” kata Presiden sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Formula 1, Stefano Domenicali.
Pengelola kejuaraan akhirnya menetapkan Sirkuit Sepang sebagai lokasi pengganti karena letak geografisnya sangat strategis di antara Azerbaijan dan Singapura. Jarak lokasi yang dekat membuat alur pengiriman logistik antarnegara dapat berjalan efektif tanpa perlu melakukan pengalihan rute penerbangan skala besar.
Kesepakatan Khusus Penyelenggaraan Balapan Dan Persiapan Tim
Meski perlombaan dipindahkan ke Asia Tenggara, ajang ini tetap mengusung nama Bahrain berdasarkan kesepakatan antar pemerintah dan pengelola kejuaraan. Maskapai Gulf Air tetap bertindak sebagai sponsor utama, sementara proses penjualan tiket resmi dikelola langsung melalui saluran situs web Sirkuit Internasional Bahrain.
Peristiwa unik menggelar ajang balap bernama suatu negara di wilayah negara lain pernah beberapa kali terjadi dalam sejarah kompetisi profesional, seperti dikutip nismedia.id dari RRI. Contoh bersejarah di antaranya adalah Grand Prix Swiss 1982 yang dihelat di Prancis serta Grand Prix San Marino yang digelar di Imola, Italia.
Lintasan Sepang terakhir kali menggelar ajang balap jet darat pada musim 2017 saat Max Verstappen keluar sebagai pemenang di atas podium. Menyambut kembalinya ajang ini, sejumlah tim papan atas seperti Mercedes bahkan telah menyiapkan paket upgrade besar demi menaklukkan tantangan balapan sepanjang 56 laps tersebut.






