
Nismedia.id - Arsenal kembali mengulangi memori kelam dua dekade lalu setelah mereka dipastikan gagal juara Liga Champions musim 2025-2026. Skuad Meriam London harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain melalui babak adu penalti yang berakhir dengan skor tragis 3-4.
Hasil minor di Stadion Puskas Arena ini membuat tim asuhan Mikel Arteta harus mengubur impian meraih trofi tertinggi Eropa untuk pertama kali. Skenario kekalahan kali ini terasa sangat mirip dengan tragedi yang mereka alami pada musim 2005-2006.
Kilas Balik Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Kisah memilukan klub London Utara di kompetisi Eropa sejatinya bermula saat mereka masih dinakhodai oleh pelatih legendaris Arsene Wenger. Catatan sejarah mengenai memori kelam masa lalu ini dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia.
Kala itu, Thierry Henry dan kolega berhasil melaju ke babak final dengan status tidak terkalahkan untuk menantang Barcelona. Skuad Meriam London bahkan sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol Sol Campbell sebelum akhirnya tumbang 1-2 di akhir laga.
Kegagalan Gabriel Magalhaes Di Puskas Arena
Dua puluh tahun berselang, skenario serupa kembali terjadi saat Kai Havertz sukses membuka keunggulan mengejutkan ketika laga baru berjalan enam menit. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Ousmane Dembele menyamakan kedudukan melalui titik putih pada babak kedua.
Pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang sepanjang extra time. Langkah klub asal London Utara ini akhirnya terhenti secara tragis setelah bek tengah Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi penalti penentu.






