
Nismedia.id - Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Belgia berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Pertandingan yang digelar di SoFi Stadium dini hari ini menyajikan gol perdana Fabian Ruiz.
Pelatih Luis De la Fuente mengambil keputusan mengejutkan dalam menyusun susunan pemain utama untuk laga krusial ini. Ia menempatkan Fabian Ruiz sebagai pemain pengatur serangan utama di lini tengah. Posisi tersebut sebelumnya sering diisi oleh Pedri yang baru saja pulih dari cedera ringan.
Pemain berusia 30 tahun itu tidak menyia-nyiakan kepercayaan besar yang diberikan pelatih kepadanya. Ia bergerak lincah menyusup di antara barisan pertahanan Belgia sejak menit awal. Setiap kali menguasai bola, ia langsung berusaha membangun serangan yang berbahaya.
Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram @sefutbol, Fabian Ruiz berhasil mencetak gol pembuka dengan sangat cepat. Gol itu tercipta pada menit kelima setelah ia menyambut umpan silang yang masuk dengan sempurna. Tendangan kerasnya tak mampu dihalau oleh kiper lawan.
Kini skor sementara menjadi 1-0 untuk keunggulan timnas Spanyol atas Belgia. Suasana di stadion seketika bergemuruh riuh mendukung penampilan gemilang tim Matador. Pemain Belgia pun berusaha membalas dengan memperketat jangkauan pertahanan mereka.
Penampilan impresif yang ditunjukkan Fabian Ruiz menegaskan kualitasnya yang tak kalah dari pemain lain. Ia mampu membaca situasi permainan dengan sangat baik dan memberikan umpan yang akurat. Kehadirannya memberi dampak positif yang terasa seketika bagi seluruh tim.
Dengan pencapaian ini, persaingan posisi di lini tengah Timnas Spanyol dipastikan akan semakin ketat. Pedri yang merupakan andalan utama sejauh ini kini harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan tempatnya. Keduanya memiliki gaya permainan yang berbeda namun sama-sama bernilai tinggi bagi tim.
Fabian Ruiz dikenal dengan kemampuan mengatur irama permainan dan tendangan jarak jauh yang mematikan. Sementara itu, Pedri memiliki kelebihan dalam penguasaan bola dan kelincahan melewati lawan. Pelatih kini memiliki tugas sulit untuk memilih siapa yang paling cocok untuk laga selanjutnya.
Belgia mulai meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal satu gol. Mereka mencoba menembus pertahanan Spanyol melalui sayap kiri dan kanan secara bergantian. Pada menit ke-41 Charles De Ketelaera menyamakan skor 1-1.
Pada menit ke-55 Pelatih Luis De la Fuente menggantikan posisi Fabian Ruiz dengan Pedri yang sebelumnya duduk di bangku cadangan. Setelah gol menit ke-41, Spanyol berhasil menahan tim lawan hingga tidak bisa menyamakan skor 2-2 di babak kedua.






