
Nismedia.id - Mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Gerald Vanenburg, memberikan kritik tajam mengenai taktik timnas Belanda menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026. Skuad De Oranje dijadwalkan akan menghadapi tantangan berat dari Jepang pada Senin mendatang.
Pertandingan perdana tersebut diprediksi akan berjalan sangat ketat bagi kedua tim. Penilaian kritis ini muncul karena strategi yang diterapkan oleh tim pelatih dinilai terlalu monoton dan mudah diantisipasi oleh tim lawan.
Kelemahan Dan Rekomendasi Taktik Timnas Belanda Di Piala Dunia
Komposisi pemain lini tengah yang melimpah seharusnya dapat dimanfaatkan dengan lebih optimal melalui perubahan skema permainan. Analisis mendalam mengenai peta kekuatan tim Eropa ini dikutip nismedia.id dari BolaSport.com pada Jumat pekan ini.
Vanenburg menyarankan agar tim beralih menggunakan pola permainan yang lebih dinamis demi menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca panas di Amerika Serikat. Kecepatan tinggi para pemain sayap menjadi modal utama yang harus dimaksimalkan dengan baik.
“Dan Oranje memiliki kecepatan yang begitu tinggi sehingga menurut saya, Anda dapat memanfaatkannya secara optimal dalam formasi 4-4-2,” ujar Vanenburg.
Pilihan Sulit Ronald Koeman Di Lini Depan Skuad
Pelatih Kepala Timnas Belanda, Ronald Koeman, diprediksi tetap mempertahankan pakem formasi klasik yang sudah biasa dimainkan sepanjang babak kualifikasi. Keputusan tersebut diambil demi menjaga kenyamanan para pemain bintang di lapangan.
Kehadiran sosok gelandang kreatif seperti Tijjani Reijnders dan penyerang sayap Justin Kluivert diyakini bakal menjadi pembeda yang sangat krusial. Performa impresif kedua pemain tersebut diharapkan mampu membawa tim melangkah lebih jauh.
“Ronald melihat Tijjani dan Justin setiap hari dan saya rasa ini akan menjadi salah satu pilihan tersulit yang harus dia ambil,” pungkasnya.






