
Nismedia.id - Pertandingan sengit tersaji di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu sore (23/11/2025). Dalam lanjutan pekan ke-13 BRI Super League, tuan rumah Persita Tangerang dipaksa bermain imbang tanpa gol (0-0) saat menjamu tim kuat Malut United.
Laga ini diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR) yang membatalkan gol spektakuler penyerang muda Persita, Hokky Caraka. Keputusan tersebut memicu protes keras dan membuat tensi pertandingan memanas hingga peluit panjang.
Jalannya Babak Pertama: Aksi Saling Serang
Sejak menit awal, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Mengutip laporan statistik dari Kompas.com, Persita sempat mendominasi penguasaan bola di 15 menit pertama. Peluang awal didapat Hokky Caraka lewat sundulan di menit ke-19, namun bola belum menemui sasaran.
Sebaliknya, Malut United bukan tanpa ancaman. David da Silva hampir saja membungkam publik tuan rumah pada menit ke-42. Bomber asal Brasil itu berhasil melewati kiper, namun sepakannya ke gawang yang sudah kosong secara heroik berhasil diblok oleh bek tangguh Persita, Javlon Gusyenov. Skor kacamata 0-0 menutup jalannya babak pertama.
Babak Kedua: Drama VAR Pembatal Gol
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin tinggi. Klimaks pertandingan terjadi pada menit ke-72. Pendukung Persita, La Viola, sempat bersorak gemuruh ketika Hokky Caraka melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Malut United.
Namun, euforia itu hanya bertahan sekejap. Wasit Agung Setiawan memutuskan untuk meninjau VAR. Seperti dilaporkan oleh Beritasatu, wasit akhirnya menganulir gol tersebut karena menilai ada pelanggaran yang dilakukan pemain Persita dalam proses terjadinya gol. Skor pun tetap imbang 0-0.
Di masa injury time, Malut United mencoba menekan lewat Tyronne del Pino, namun rapatnya pertahanan Persita membuat skor kacamata bertahan hingga laga usai.
Reaksi Kontras Dua Pelatih
Keputusan wasit dan hasil imbang ini memicu reaksi berbeda dari kedua juru taktik. Pelatih Persita, Carlos Pena, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia merasa timnya layak menang dan dirugikan oleh keputusan pengadil lapangan.
“Saya tidak puas karena dua poin yang diraih tidak bisa kembali lagi untuk kita,” tegas Pena dengan nada kecewa.
Di sisi lain, pelatih Malut United, Hendri Susilo, menanggapi hasil ini dengan lebih positif. Ia mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang berhasil mencuri poin di kandang lawan yang sulit.
“Saya pikir ini normal, game plan kita agak tak berjalan pada awal, tetapi babak kedua mulai berkembang. Terlepas dari semuanya, kami bersyukur bisa dapat poin di Tangerang,” ujar Hendri.
Susunan Pemain
Persita Tangerang (4-2-3-1):
- Starter: Igor Rodrigues (GK); Tamirlan Kozubaev, Muhammad Toha, Mario Jardel, Javlon Gusyenov, Zalnando; Pablo Ganet, Rayco Rodriguez, Sin Yeong Bae; Hokky Caraka, Aleksa Andrejic.
- Pelatih: Carlos Pena.
Malut United (4-2-3-1):
- Starter: Angga Saputro (GK); Igor Inocencio, Gustavo Franca, Nilson Junior, Yance Sayuri; Wbeymar Angulo, Ridho Syuhada; Ciro Alves, Tyronne del Pino, Yakob Sayuri; David da Silva.
- Pelatih: Hendri Susilo.






