
Nismedia.id - West Ham United harus menelan kekecewaan mendalam usai dikalahkan Arsenal dengan skor tipis 0-1 dalam Premier League 2025-2026. Nuno Espirito Santo melayangkan kritik terkait keputusan wasit bersama VAR yang membatalkan gol anak asuhnya.
Satu-satunya gol dalam laga ini dicetak Leandro Trossard pada menit ke-83, membawa Arsenal unggul sementara saat pertandingan berjalan sengit dan seimbang. West Ham terus berusaha membalas, Callum Wilson berhasil menaklukkan gawang lawan lewat tandukan keras.
Namun, kegembiraan tak berlangsung lama, karena wasit segera memberi isyarat meninjau ulang insiden tersebut. Setelah proses pengecekan yang berlangsung cukup lama, wasit memutuskan membatalkan gol karena pelanggaran terhadap kiper Arsenal saat terjadi perebutan posisi di udara.
Keputusan itu membuat suasana di stadion memanas, sementara para pemain West Ham terlihat kecewa berat dan sulit menerima hasil akhir laga yang berpotensi memberi poin penting bagi perjuangan mereka menghindari degradasi.
Dikutip Nismedia.id dari laman whufc.com, pelatih West Ham, Nuno Espirito Santo menyebut tidak menonton tayangan ulang gol supaya rasa kekecewaannya atas keputusan wasit dan VAR tidak semakin menjadi-jadi.
“Melihat situasi pertandingannya dan bagaimana laga itu berakhir, kami semua tentu saja merasa kecewa. Begini, saya sengaja tidak memperhatikan tayangan ulangnya, hanya supaya tidak semakin kesal,” ujarnya usai laga.
Ia menyadari bahwa kritik berlebihan terhadap keputusan wasit jarang membawa perubahan hasil, namun tetap ingin menyampaikan ketidakpuasan atas ketidakkonsistenan yang dirasakan timnya.
“Tapi dengar, ada wasit, ada VAR, dan ada situasi-situasi di masa lalu yang keputusannya dinilai berbeda. Jadi, mari kita tidak membahasnya lebih jauh lagi,” tambah pelatih asal Portugal di konferensi pers.
Masalah utama yang disoroti Nuno bukan hanya kejadian kali ini, melainkan tren yang sudah berlangsung beberapa musim terakhir di Premier League. Hal ini jelas berdampak besar pada persiapan dan strategi setiap tim.
“Jika melihat musim-musim terakhir, hal seperti ini terus terjadi dan bahkan para wasit pun tidak tahu mana yang termasuk pelanggaran dan mana yang bukan. Jadi, hal ini menimbulkan banyak keraguan dan spekulasi di sekitarnya,” tegasnya.
Saat ini, West Ham berada di posisi yang cukup rawan di papan tengah bawah. Kekalahan ini membuat usaha keras para pemain yang sudah tampil sangat kompetitif melawan tim papan atas menjadi sia-sia.
Pihak liga dan badan pengawas wasit hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan di laga ini maupun isu ketidakkonsistenan yang kerap disoroti banyak pihak. West Ham, fokus kini harus segera beralih ke laga-laga sisa musim ini.






