
Nismedia.id - Kiprah pemain Timnas Indonesia di luar negeri kembali menjadi sorotan, khususnya Ole Romeny bersama Oxford United. Sang penyerang tampil dalam laga lanjutan Championship 2025/2026 saat timnya menjamu Norwich City, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB.
Sayangnya, kehadiran Romeny tak mampu menghindarkan tuan rumah dari kekalahan telak 0-3 di Stadion Kassam. Pemain berusia 25 tahun itu baru dimasukkan pelatih Matt Bloomfield pada babak kedua saat tim sudah tertinggal jauh.
Hanya Tampil 19 Menit
Dalam pertandingan pekan ke-32 kasta kedua Liga Inggris tersebut, nama Ole Romeny memang masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), namun tidak sebagai starter. Ia harus menunggu di bangku cadangan sebelum akhirnya dipercaya masuk menggantikan penyerang Mark Harris pada menit ke-71.
Situasi di lapangan sudah sangat sulit bagi Romeny karena Oxford United telah kebobolan tiga gol tanpa balas lewat hat-trick Mohamed Toure. Dengan waktu bermain yang hanya tersisa sekitar 19 menit, Romeny tak bisa berbuat banyak untuk mengubah keadaan, meski sempat melepaskan satu tembakan yang berhasil diblok lawan, sebagaimana dikutip nismedia.id dari Skor.id.
Statistik Ole Romeny Musim Ini
Laga melawan Norwich City menjadi penampilan keempat secara beruntun bagi Romeny, namun semuanya dilalui sebagai pemain pengganti. Minimnya menit bermain ini memperpanjang catatan kurang impresif sang pemain yang mengawali musim dengan cedera saat pramusim di Indonesia.
Hingga pekan ke-32, mantan penyerang FC Utrecht ini baru tampil sebanyak 12 kali dengan total durasi main hanya 284 menit. Belum ada gol maupun assist yang berhasil disumbangkan Romeny untuk The U’s sepanjang musim 2025/2026 bergulir.
Oxford United Terancam Degradasi
Kekalahan telak di kandang ini semakin membenamkan posisi Oxford United di papan bawah klasemen. Mereka kini tertahan di peringkat ke-23 atau zona degradasi dengan koleksi 28 poin, terpaut empat angka dari zona aman.
Hasil buruk ini juga memperpanjang tren negatif tim yang gagal meraih kemenangan dalam lima laga kandang terakhir. Situasi ini menjadi alarm bahaya bagi Romeny dan kawan-kawan jika ingin tetap bertahan di kompetisi Championship musim depan.






