
Nismedia.id - Pertandingan Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta pada pekan keenam Super League 2026/2027 berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam WIB. Kekalahan ini membuat skuad Laskar Mataram semakin terbenam di zona merah klasemen sementara dengan mengoleksi satu poin dari enam laga. Sementara itu, kemenangan tipis ini membawa Bhayangkara FC menembus posisi empat besar dengan perolehan 10 poin.
PSIM Yogyakarta yang tampil tanpa didampingi pelatih kepala definitif usai berpisah dengan Jean-Paul van Gastel sebenarnya mengawali laga dengan cukup agresif. Namun, petaka menghampiri tim tamu setelah gelandang asing mereka diganjar red card oleh wasit pada pertengahan babak pertama. Keunggulan jumlah pemain berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Jalannya Babak Pertama
Sejak peluit kick-off dibunyikan, PSIM Yogyakarta langsung mengambil inisiatif serangan demi memburu gol pembuka. Gelandang serang PSIM Yogyakarta, Jose Pedro Magalhaes Valente (Ze Valente), bersama rekan-rekannya beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang mengancam pertahanan lawan. Namun, barisan belakang Bhayangkara FC tampil disiplin dan mampu menggagalkan setiap skema serangan tim tamu.
Kerugian besar menimpa PSIM Yogyakarta pada menit ke-26 saat wasit Agung Setiyawan mengeluarkannya dari lapangan. Ze Valente diganjar red card secara langsung usai kedapatan melakukan tendangan ke arah kepala gelandang Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto. Kehilangan satu pemain membuat kestabilan permainan Laskar Mataram goyah dan terpaksa bertahan lebih dalam.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan pelatih kepala Bhayangkara FC, Oscar Willian Bruzon Barreras (Oscar Bruzon), untuk menginstruksikan anak asuhnya tampil lebih menekan. Winger Bhayangkara FC, Moussa Sidibe, mendapat peluang emas pada menit ke-36 setelah melakukan dribble menusuk dari sisi kanan pertahanan lawan. Akan tetapi, sepakan keras Sidibe masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Merah Putih milik PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Jalannya Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC langsung tancap gas menggempur lini pertahanan PSIM Yogyakarta yang bermain dengan sepuluh orang. Sidibe kembali memberikan ancaman nyata pada menit ke-50 lewat sontekan mendatar dari dalam area penalti, meski bola masih melenceng tipis dari gawang. Tuan rumah terus mengepung pertahanan lawan demi memecah kebuntuan.
Gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-60 melalui aksi individu menawan dari Sidibe. Pemain bernomor punggung 17 tersebut melakukan manuver dari sisi kanan sebelum melepaskan sepakan keras yang gagal dijangkau oleh Cahya Supriadi. Gol tersebut membawa Bhayangkara FC unggul 1-0 dan semakin bersemangat melancarkan gelombang serangan.
Bhayangkara FC memperoleh beberapa peluang emas tambahan melalui aksi penyerang Bhayangkara FC, Allano Brendon de Souza Lima, namun ketangguhan Cahya Supriadi berulang kali mematahkan tembakan lawan. Di sisa waktu pertandingan, PSIM Yogyakarta mencoba berjuang maksimal meningkatkan intensitas serangan guna menyamakan kedudukan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tim tuan rumah.
Susunan Pemain
Pelatih Oscar Bruzon menerapkan formasi ofensif dengan mengandalkan M Fahri di bawah mistar gawang serta mengawal lini belakang bersama I Putu Gede Juni Antara, Nehar Sadiki, Kevin Leonel Sibille, dan Firza Andika.
Lini tengah hingga depan Bhayangkara FC diisi oleh jajaran pemain kreatif seperti Milan Ristovski, Anton Soejberg Horup, Allano Brendon, Moussa Sidibe, Wahyu Subo Seto, serta Mauricio Andres Vera guna membongkar pertahanan lawan.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta mengandalkan Cahya Supriadi sebagai penjaga gawang utama yang dilindungi oleh Johannes Daniel Maria van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Gaston Ramos Mingo, D. S. Sheva Maresca Amavisca, serta Raka Cahyana Rizky di barisan belakang. Sektor penyerangan Laskar Mataram dihuni oleh Ze Valente, Norberto Ezequiel Vidal, Adrian Cyprian Purzycki, Riyatno Abiyoso, dan Nermin Haljeta.
Daftar susunan pemain lengkap dari kedua tim yang bertanding adalah sebagai berikut:
Bhayangkara Presisi Lampung FC (4-3-3): M Fahri; I Putu Gede Juni Antara, Nehar Sadiki, Kevin Leonel Sibille, Firza Andika; Mauricio Andres Vera, Wahyu Subo Seto, Milan Ristovski; Anton Soejberg Horup, Allano Brendon de Souza Lima, Moussa Sidibe. Pelatih: Oscar Bruzon
PSIM Yogyakarta (5-3-2): Cahya Supriadi; Johannes Daniel Maria van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Gaston Ramos Mingo, D. S. Sheva Maresca Amavisca, Raka Cahyana Rizky; Ze Valente, Norberto Ezequiel Vidal, Adrian Cyprian Purzycki; Riyatno Abiyoso, Nermin Haljeta. Pelatih: Jean-Paul van Gastel (tidak mendampingi)
Sumber: BolaSport






