
Nismedia.id - Pertandingan Bologna Vs AC Milan berakhir dengan kemenangan mutlak bagi tim tamu yang sukses membungkam publik tuan rumah. Dalam lawatan ke Stadion Renato Dall’Ara, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, Rossoneri tampil perkasa dengan melibas Bologna lewat skor telak 0-3. Kemenangan tandang ini menjadi bukti keseriusan skuad asuhan pelatih Milan untuk terus bersaing di jalur Scudetto.
Raihan tiga poin penuh dari laga Bologna Vs AC Milan ini menjaga posisi Setan Merah Italia di peringkat kedua klasemen sementara. Meski bermain di bawah tekanan suporter lawan, Milan mampu menunjukkan mentalitas juara dengan mencetak tiga gol tanpa balas. Hasil positif ini membuat jarak poin dengan Inter Milan di puncak klasemen tetap terjaga di angka lima poin.
Efektivitas Serangan Tim Tamu
Bermain sebagai tim tamu tidak membuat AC Milan gentar, mereka justru tampil lebih taktis dan mematikan. Meski secara statistik Bologna lebih unggul dalam ball possession, serangan yang dibangun tuan rumah kerap patah di barisan pertahanan Milan yang digalang Matteo Gabbia. Sebaliknya, Milan bermain efektif dengan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran (shots on target) dari total 10 percobaan.
Keunggulan tim tamu dibuka pada menit ke-20 lewat aksi Ruben Loftus-Cheek yang memanfaatkan bola rebound di depan gawang. Jelang akhir babak pertama, Milan menggandakan keunggulan menjadi 0-2 melalui eksekusi penalti dingin Christopher Nkunku. Penyerang asal Prancis tersebut sukses mengecoh kiper Federico Ravaglia setelah sebelumnya dilanggar di kotak terlarang.
“Milan bermain agresif sejak menit awal dan menekan pertahanan Bologna,” tulis laporan jalannya pertandingan, dikutip nismedia.id dari Detik.com.
Gol Cepat Rabiot Bunuh Moral Lawan
Memasuki babak kedua, harapan Bologna untuk bangkit langsung dipatahkan oleh gol cepat Adrien Rabiot saat laga baru berjalan tiga menit. Gelandang timnas Prancis tersebut memanfaatkan kesalahan fatal pemain tuan rumah saat melakukan lemparan ke dalam yang tidak sempurna. Gol ini mengubah papan skor menjadi 0-3 dan praktis mengunci kemenangan bagi Rossoneri yang tampil sangat disiplin.
Unggul tiga gol membuat Milan yang lini tengahnya dikomandoi Luka Modric mulai menurunkan tempo permainan untuk menjaga kebugaran. Pelatih Milan kemudian memasukkan Nicklas Fullkrug di sisa laga untuk menambah daya gedor, namun tidak ada gol tambahan tercipta hingga peluit panjang berbunyi. Pertahanan Milan layak mendapat apresiasi setelah sukses mencatatkan clean sheet di kandang lawan.
Terus Menempel Capolista
Kemenangan tandang 0-3 ini sangat krusial bagi AC Milan dalam menjaga asa juara Serie A musim 2025/2026. Dengan koleksi 50 poin dari 23 pertandingan, Rossoneri terus menempel ketat Inter Milan yang berada di posisi Capolista. Sementara itu, bagi Bologna, kekalahan telak di kandang sendiri ini memperpanjang tren negatif mereka dengan tiga kekalahan beruntun dan tertahan di papan tengah.
“Unggul satu gol membuat Milan lebih nyaman dalam bermain dan bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-39 lewat penalti Nkunku,” tambah laporan tersebut.






