Hasil Pegadaian Championship: Kemenangan Garudayaksa FC Dan Drama Persiku Kudus

Hasil Pegadaian Championship Kemenangan Garudayaksa FC Dan Drama Persiku Kudus
Dua pertandingan Pegadaian Championship sore ini. (Instagram: @psisfcofficial, garudayaksafc.official)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kompetisi Pegadaian Championship kembali menyajikan dua pertandingan sengit yang sarat akan drama pada Sabtu (11/4/2026). Dua laga yang menyita perhatian adalah kemenangan Garudayaksa FC atas PSMS Medan dan duel panas antara Persiku Kudus melawan PSIS Semarang.

Bermain di Stadion Pakansari, tim tuan rumah Garudayaksa sukses mengamankan tiga poin krusial meski kekurangan jumlah pemain. Sementara itu, laga di Stadion Wergu Wetan diwarnai tensi tinggi hingga nyaris terjadi adu fisik di pengujung pertandingan.

Kemenangan Dramatis Garudayaksa FC

Skuad asuhan Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, tampil mengejutkan lewat gol cepat Everton Nascimento pada menit ke-6. Meski Adhitia Gigis menerima kartu merah, tim tuan rumah mampu mempertahankan keunggulan 1-0 atas pasukan Eko Purdjianto, dikutip nismedia.id dari TribunWow.com.

“Anak-anak menunjukkan mentalitas luar biasa di lapangan meski harus berjuang dengan sepuluh pemain sejak akhir babak pertama.”

Ucap perwakilan staf pelatih mengapresiasi kerja keras tim di lapangan. Perlawanan solid tersebut sukses meredam berbagai ancaman serangan tim tamu hingga peluit panjang berbunyi.

Drama Tensi Tinggi Persiku Melawan PSIS

Di tempat terpisah, tensi sangat panas tersaji saat Persiku ditahan imbang 2-2 oleh tamunya. Gol Beto Goncalves dan Rafinha sempat membawa PSIS Semarang unggul, namun tuan rumah mampu membalas lewat penalti Igor Henrique dan tendangan bebas Caique Silvio.

Drama memuncak pada masa injury time ketika wasit memberikan penalti tambahan untuk Persiku setelah mengecek VAR.

“Pertandingan berjalan sangat ketat dan menguras emosi, namun keputusan pengadil lapangan harus tetap kita hormati.”

Keputusan penalti ini memicu protes keras hingga nyaris adu jotos antara Iman Bagus dan Rafinha. Namun, ketegangan akhirnya mereda setelah eksekusi penalti Igor tersebut sukses ditepis oleh kiper Raka Okta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *