
Nismedia.id - Laga dramatis tersaji saat Persela Lamongan ditahan imbang 1-1 oleh Barito Putera. Pertandingan ini berlangsung sangat sengit di markas kebanggaan publik Lamongan, Stadion Surajaya, pada Sabtu (25/4/2026).
Kedua kesebelasan bermain sama kuat sejak kick-off babak pertama dibunyikan. Persela terus mendominasi jalannya penguasaan bola, namun gagal menembus rapatnya barisan pertahanan skuad Laskar Antasari.
Drama Kartu Merah Dan Cek VAR
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat dengan jual beli serangan. Laskar Joko Tingkir terus memberikan tekanan, sementara tim tamu lebih banyak bermain aman dengan mengandalkan skema serangan balik.
Petaka bagi Barito Putera datang menjelang akhir waktu normal, tepatnya pada menit ke-89. Pengadil lapangan terpaksa melakukan pengecekan VAR secara detail usai terjadi indikasi pelanggaran berat di atas lapangan.
Hasil tinjauan tersebut berujung pada hukuman kartu merah langsung untuk penggawa tim tamu, Frendi Saputra. Keuntungan surplus jumlah pemain ini langsung dimanfaatkan secara agresif oleh barisan penyerang tuan rumah.
“Banyak peluang yang tercipta, namun belum ada gol yang merobek jala milik Laskar Joko Tingkir,” tulis laporan jalannya pertandingan tersebut.
Dua Gol Pada Masa Tambahan Waktu
Unggul jumlah pemain di lapangan membuat Persela akhirnya sukses memecah kebuntuan krusial pada masa injury time. Hambali Tholib berhasil mencetak gol indah melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-90+4.
Seperti dikutip nismedia.id dari Tribunnews, kemenangan tuan rumah yang sudah di depan mata justru buyar seketika. Wasit secara mengejutkan menunjuk titik putih untuk Barito Putera pada menit ke-90+6 akibat sebuah pelanggaran.
Fabiano Beltrame yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna tanpa kesalahan. Gol balasan tersebut sekaligus memastikan pertandingan berakhir imbang dengan raihan satu poin untuk kedua tim.






