
Nismedia.id - Pertandingan sengit terjadi dalam perjumpaan Persikad Depok vs PSPS Pekanbaru pada laga Championship 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (24/10/2026). Tim tamu PSPS Pekanbaru sukses mencuri kemenangan dramatis dengan skor tipis 2-3 atas tuan rumah yang dijuluki Serigala Margonda.
Laga berjalan penuh tensi tinggi dengan diwarnai aksi saling kejar angka, insiden kartu merah, serta intervensi Video Assistant Referee (VAR) sepanjang pertandingan. Tiga gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Asir Aziz serta dua gol borongan alias brace dari Gamaroni pada masa krusial.
Jalannya Babak Pertama
Tuan rumah Persikad Depok langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal guna menekan barisan pertahanan lawan. Kejutan manis langsung membuahkan hasil saat laga baru berjalan empat menit melalui sepakan keras gelandang Nico Sitepu dari luar kotak penalti. Bola yang membentur tiang gawang memantul keras mengenai bek PSPS Pekanbaru, Luis Motta, sehingga tercipta gol bunuh diri alias own goal yang mengubah skor menjadi 1-0.
Tersengat oleh gol cepat tuan rumah, tim tamu PSPS Pekanbaru merespons cepat dengan melancarkan gelombang serangan balasan. Pada menit ke-11, Asir Aziz melepaskan tembakan yang sempat ditepis kiper Daffa Fasya sebelum akhirnya disambar Gamaroni menjadi gol lewat bola rebound. Wasit sempat meninjau tayangan VAR untuk mengecek posisi offside sebelum akhirnya mengesahkan gol penyama kedudukan tersebut.
Tekanan beruntun anak-anak Pekanbaru kembali membuahkan hasil manis empat menit berselang melalui skema serangan balik kilat. Tembakan terukur kaki kiri Asir Aziz dari luar kotak penalti meluncur deras tanpa mampu dijangkau penjaga gawang lawan. Memasuki masa injury time, Persikad Depok berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Gustavo Franca memanfaatkan bola intersep yang terlepas dari kiper Januar Meka.
Jalannya Babak Kedua Dan Drama Detik Akhir Pertandingan
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan berjalan semakin keras dengan jual beli serangan yang dilancarkan kedua tim. Sejumlah pelanggaran fisik sering terjadi di tengah lapangan hingga memicu protest keras dari jajaran ofisial tim tamu. Persikad Depok harus menerima pukulan telak pada menit ke-88 setelah Doni diganjar kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Bermain dengan sepuluh orang pemain membuat lini belakang Serigala Margonda berada dalam tekanan hebat di sisa masa extra time. PSPS Pekanbaru memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan membombardir pertahanan tuan rumah secara bertubi-tubi. Serangkaian kemelut alias scrimmage di depan gawang sempat berhasil diamankan oleh kiper Timnas U-20 Indonesia, Daffa Al Gasemi.
Petaka bagi tuan rumah akhirnya benar-benar hadir pada menit ke-90+7 menjelang peluit panjang dibunyikan. Tembakan melengkung alias placing kaki kiri Gamaroni sukses membobol jala lawan sekaligus mengunci kemenangan 2-3 untuk PSPS Pekanbaru. Sang pencetak brace merayakan gol penentu tersebut secara emosional lewat selebrasi tiris ala Beckham Putra di pinggir lapangan.
Sumber: TribunWow






