
Nismedia.id - PSM Makassar gagal memaksimalkan status tuan rumah saat menjamu tim papan bawah, Semen Padang, dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad Juku Eja harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol.
Hasil ini tentu mengecewakan bagi PSM Makassar yang berupaya memperbaiki posisi mereka di papan klasemen sementara. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Senin (2/2/2026) malam tersebut berjalan alot dengan minimnya peluang emas yang tercipta dari kedua kesebelasan.
Jalannya Pertandingan Yang Alot
Sejak kick-off babak pertama, pertarungan sengit terjadi di lini tengah. Tuan rumah berupaya membongkar pertahanan lawan, namun solidnya barisan belakang Semen Padang membuat serangan mereka kerap menemui jalan buntu. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, tim tamu justru memberikan kejutan lewat inisiatif serangan. Dikutip nismedia.id dari Detik Sulsel, Semen Padang hampir mencuri gol pada menit ke-49 melalui tendangan Guillermo Fernandez. Beruntung bagi tuan rumah, kiper Reza Arya Pratama tampil sigap mengamankan bola yang mengarah ke gawangnya.
Debut Penyerang Baru Dan Minim Gol
Berusaha keluar dari tekanan, PSM Makassar sempat melancarkan serangan balik cepat melalui pergerakan Dzaki Asraf di menit ke-60. Sayangnya, upaya tersebut dipatahkan oleh pelanggaran taktis pemain lawan. Pelatih Tomas Trucha kemudian mencoba menyegarkan lini depan dengan memasukkan penyerang anyar, Luka Cumic, pada menit ke-75 untuk melakoni debutnya.
Meski demikian, masuknya pemain asing tersebut belum mampu memberikan dampak instan terhadap daya gedor tim. Justru Semen Padang yang kembali menebar ancaman di menit ke-80 lewat sundulan tipis Guillermo Fernandez. Kedua tim tampak kesulitan dalam penyelesaian akhir hingga peluit panjang dibunyikan.
Posisi Di Klasemen Sementara
Tambahan satu poin ini tidak banyak mengubah nasib kedua tim di tabel klasemen Super League. PSM Makassar masih tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 20 poin, kesulitan untuk menembus posisi sepuluh besar.
Sementara itu, hasil imbang ini cukup berharga bagi Semen Padang untuk sedikit memperbaiki posisi mereka. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut naik ke peringkat 16 dengan raihan 12 poin, terus berjuang untuk mentas dari ancaman zona degradasi.






