
Nismedia.id - Race Moto3 Jepang 2026 di Sirkuit Motegi pada Minggu (4/10/2026) menyajikan aksi luar biasa dari pembalap muda Indonesia. Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, sukses mengamankan posisi ke-11 secara dramatis setelah memulai balapan dari urutan ke-16.
Perjuangan gigih pembalap Merah Putih tersebut di lintasan balap membuat dirinya berhasil mengoleksi poin penting dalam persaingan musim ini. Sementara itu, posisi terdepan diraih oleh David Almansa yang memenangi pertarungan sengit hingga garis finis.
Perjuangan Veda Ega Pratama Merangsek Ke Zona Poin
Veda Ega Pratama memulai jalannya balapan dari posisi start ke-16 setelah diuntungkan oleh hukuman penalti dua rider pesaingnya. Pembalap asal Indonesia itu langsung melesat kencang sejak awal start dan sukses menembus posisi ke-14 pada lap pertama.
Performa impresif tersebut berlanjut pada lap kedua ketika Veda berhasil melewati Marco Morelli untuk mengamankan posisi ke-13. Kendati sempat melorot akibat persaingan ketat di barisan tengah, ia terus berjuang maksimal untuk tetap bertahan di zona poin, seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com.
Tekanan berat sempat mendera Veda ketika balapan menyisakan enam putaran terakhir saat dirinya terancam keluar dari posisi 15 besar. Namun, pembalap muda bertalenta tersebut mampu menunjukkan ketenangan luar biasa hingga akhirnya menembus posisi ke-11 menjelang garis finis.
Persaingan Sengit Barisan Depan Dan Penundaan Gelar Juara Dunia
Di barisan terdepan, David Almansa terlibat duel sengit berintensitas tinggi melawan Maximo Quiles sepanjang balapan berlangsung. Almansa yang bertindak sebagai pole sitter mampu mempertahankan kecepatannya meski mendapat tekanan bertubi-tubi dari para pesaingnya.
Quiles yang berpeluang mengunci gelar juara dunia pada seri ini harus puas menyelesaikan balapan di urutan kedua. Hasil tersebut membuat penentuan gelar juara dunia Moto3 2026 terpaksa tertunda dan akan berlanjut pada seri berikutnya.
Para pembalap selanjutnya akan bersiap melanjutkan pertarungan sengit pada seri balapan di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Momen tersebut menjadi kesempatan emas bagi Veda untuk kembali tampil memukau di hadapan publik sendiri.






