
Nismedia.id - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, harus menerima kenyataan pahit saat membela timnya dalam perjumpaan Rayo Vallecano vs Elche pada pekan ke-10 LaLiga 2026-2027 di Stadion Vallecas, Sabtu (24/10/2026). Meskipun Audero tampil berjuang maksimal di bawah mistar gawang, klub berjuluk Los Franjirrojos tersebut harus menyerah dengan skor telak 0-3 di hadapan pendukung sendiri.
Penjaga gawang kelahiran Mataram tersebut sejatinya memperagakan performa individu yang terbilang cukup solid sepanjang pertandingan. Namun, dua hukuman tendangan penalti serta satu eksekusi chip shot dari pemain lawan gagal dibendung hingga membuat gawang tim tuan rumah bergetar tiga kali.
Jalannya Babak Pertama
Laga babak pertama berjalan sangat sulit bagi barisan pertahanan tuan rumah akibat gempuran beruntun yang dilancarkan skuad Elche. Petaka bagi Rayo Vallecano dimulai pada menit ke-23 ketika wasit menunjuk titik putih usai Florian Lejeune melanggar Roy Revivo di area terlarang. Federico Redondo yang maju sebagai eksekutor sukses melesakkan bola deras ke dalam jala meski arah tembakannya sempat terbaca oleh Audero.
Penderitaan pahlawan Merah Putih tersebut berlanjut pada menit ke-36 setelah pelanggaran Pathé Ciss terhadap Thomas Lemar kembali membuahkan hadiah penalti bagi tim tamu. Fer Niño yang bertindak sebagai algojo berhasil mengecoh Audero ke arah berlawanan untuk membawa Elche unggul dua gol. Rayo Vallecano sebenarnya memperoleh momentum emas memperkecil kedudukan tiga menit berselang lewat titik putih, tetapi tembakan Ciss justru membentur mistar gawang.
Sepanjang paruh pertama, Audero terus berjibaku mengamankan gawangnya dari kebobolan yang lebih banyak lewat aksi penyelamatan gemilang. Penjaga gawang utama Timnas Indonesia itu sukses mementahkan enam tembakan tepat sasaran, termasuk tiga peluang emas milik Lucas Cepeda. Ia juga berhasil menggagalkan tembakan berbahaya dari Gonzalo Villar, Javi Morcillo, dan Revivo sebelum turun minum.
Jalannya Babak Kedua Dan Perjuangan Lini Depan
Memasuki babak kedua, koordinasi permainan skuad Los Franjirrojos tidak kunjung membaik di setiap lini. Gawang Audero harus kembali bergetar untuk ketiga kalinya pada menit ke-68 akibat gol indah yang dicetak oleh penyerang sayap tim tamu, Germán Valera.
Valera memanfaatkan situasi saat Audero bergerak maju meninggalkan sarangnya untuk mempersempit ruang tembak. Winger asal Spanyol tersebut melepaskan tembakan chip shot terukur yang melewati kepala sang kiper hingga bola meluncur mulus ke dalam jala.
Di sektor penyerangan, barisan depan Rayo Vallecano yang dipimpin Sergio Camello tampil sangat tumpul dan kesulitan membongkar pertahanan lawan. Sembilan percobaan tembakan tepat sasaran yang dilepaskan para pemain tuan rumah berhasil dipatahkan oleh ketangguhan kiper Elche, Matías Dituro.
Rapor Performa Emil Audero Dan Posisi Klasemen Sementara
Kendati harus memungut bola sebanyak tiga kali dari dalam jaringnya, penampilan Audero tetap menuai apresiasi tinggi atas kerja kerasnya. Laman statistik Sofascore memberikan ponten sebesar 7,2 untuk aksi sang kiper di sepanjang laga.
Nilai tersebut menjadi angka tertinggi kedua di dalam skuad Rayo Vallecano setelah gelandang Unai López yang mengantongi angka 7,5. Catatan enam saves penting yang dibukukan Audero juga membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu kiper tangguh di kompetisi papan atas Spanyol.
Hasil negatif pada laga kandang ini memaksa Rayo Vallecano terlempar mendekati area zona merah di peringkat ke-16 klasemen sementara LaLiga. Kekalahan telak ini sekaligus memperpanjang rekor buruk tim asal Kota Madrid tersebut yang gagal memetik kemenangan dalam tiga laga beruntun.
Sumber: BolaSport






