
Nismedia.id - BWF Super 300 Thailand Masters 2026 telah memasuki babak semifinal yang diikuti oleh 10 wakil Indonesia yang tersebar di sektor ganda putra, putri, dan campuran, serta tunggal putra. Pasangan ganda putra, Raymond/Joaquin berhasil mengamankan tiket ke final yang akan dilangsungkan besok.
Babak semifinal Princess Sirivannavari Thailand Masters 2026 yang berlangsung hari ini dengan penuh ketegangan di Bangkok. Ajang yang digelar pada akhir Januari ini menjadi ajang uji kemampuan bagi para atlet bulu tangkis dari berbagai negara.
Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, tampil dalam laga yang sangat kompetitif. Kedua atlet harus mengakui keunggulan pasangan asal China, Bao Li Jing/Li Yi Jing yang telah mengamankan tiket ke final.
Dikutip Nismedia.id dari laman bwfworldtour.bwfbadminton.co, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kalah dari Bao Li Jing/Li Yi Jing dengan skor 11-21, 21-16, 15-21. Pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 8 menit tersebut menunjukkan intensitas yang tinggi.
Febriana Dwipuji Kusuma merupakan atlet berpengalaman yang pernah meraih prestasi di berbagai ajang internasional dan telah berkarir di tingkat nasional maupun internasional sejak tahun 2018. Sementara Meilysa Trias Puspitasari yang menjadi pasangannya juga memiliki rekam jejak yang baik.
Pada babak semifinal ganda putra Indonesia menjadi sorotan karena hasil yang menggembirakan. Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menunjukkan permainan yang solid dan terarah hingga mengalahkan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 21-16, 21-15.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengantongi tiket ke babak final BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026. Kemenangan ganda putra ini mereka raih setelah berhasil mendominasi permainan dari awal hingga akhir yang hanya berlangsung selama 36 menit.
Raymond Indra merupakan salah satu talenta muda yang memenangkan beberapa gelar di ajang BWF World Tour bersama berbagai pasangan. Sedangkan Nikolaus Joaquin sebagai pasangannya juga memberikan kontribusi maksimal dalam setiap poin. Kombinasi strategi dan kerja sama yang baik menjadi kunci keberhasilan mereka.
Pasangan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi sebenarnya menunjukkan perlawanan yang cukup baik. Namun, mereka tidak mampu mengatasi permainan yang lebih agresif dari pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Kemenangan Raymond/Joaquin menjadi harapan baru bagi Indonesia untuk meraih gelar juara.






