
Nismedia.id - Manchester United harus menelan pil pahit di laga pembuka Premier League 2026-2027 setelah takluk 0-2 dari Hull City di MKM Stadium pada Sabtu, 22 Agustus malam WIB. Kekalahan The Red Devils ini datang dari tim yang baru saja promosi.
Dua gol kemenangan Hull City semuanya tercipta pada babak pertama dan berasal dari skema bola mati yang dieksekusi dengan sangat rapi. Semi Ajayi membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-17 melalui tendangan sudut.
Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi @hullcity, Nobel Mendy melipat gandakan keunggulan pada menit ke-38. Gol tersebut membuat Manchester United frustrasi dan kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah.
Pelatih Michael Carrick langsung melakukan perubahan di awal babak kedua dengan memasukkan Marcus Rashford, namun upaya tersebut belum mampu mengubah peta pertandingan secara signifikan.
Kedua gol kemenangan Hull City itu dicetak oleh pasangan bek tengah yang sama-sama tampil memukau sepanjang laga dan menjadi sosok kunci di balik kemenangan tuan rumah.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan dan membuat Hull City meraih tiga poin penuh di laga pertama sekaligus tampil sebagai kejutan pekan pembuka. Hull City yang baru promosi kembali ke Liga Inggris setelah sembilan tahun absen.
Manchester United memulai musim dengan hasil yang jauh dari harapan meski telah memperkuat skuad dengan beberapa pemain baru di bursa transfer musim panas. Andrey Santos dan Youri Tielemans langsung diturunkan sejak menit awal namun belum mampu menunjukkan perannya.
Penjaga gawang Hull City juga tampil luar biasa sigap menepis setiap ancaman yang datang dari arah penyerang Setan Merah sepanjang babak kedua berjalan. Tim tamu mencoba mempercepat tempo dan memperbanyak umpan silang.
Hull City sepanjang pertandingan tampil berbahaya dalam serangan balik cepat yang kerap menyulitkan barisan pertahanan Manchester United. Setiap kali lawan kehilangan bola, pemain Hull City langsung melesat ke depan.
Hasil ini memberikan sinyal kuat bahwa Premier League 2026-2027 akan kembali penuh kejutan dan persaingan yang ketat di setiap pekannya. Tim promosi tidak datang sekadar menjadi sasaran empuk, melainkan siap merampok poin dari tim-tim besar yang lengah.






