
Nismedia.id - Operator kompetisi sepak bola tanah air, I.League, resmi menaikkan alokasi uang subsidi klub Super League untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027. Kebijakan finansial ini diambil guna mendukung kesiapan serta stabilitas keuangan seluruh kontestan di kasta tertinggi maupun kasta kedua.
Direktur Utama (Dirut) I.League, Ferry Paulus, mengonfirmasi bahwa nilai bantuan dana untuk kasta teratas mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan musim sebelumnya. Kepastian ini menjadi angin segar bagi jajaran manajemen klub dalam menatap persaingan musim baru.
Rincian Kenaikan Uang Subsidi Klub Super League Dan Championship
Ferry menjelaskan bahwa dana finansial untuk kasta teratas semula bernilai Rp19 miliar kini meningkat menjadi Rp27 miliar per klub. Sementara itu, bantuan untuk divisi Championship juga mengalami kenaikan sebesar Rp1 miliar dari alokasi sebelumnya, seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com.
“Subsidi masih sama seperti musim lalu ya. Tetapi yang kami berikan sesungguhnya naik. Naik atau lebih besar ya yang awalnya Rp19 miliar, kemudian kali ini kami berikan sebesar Rp27 miliar,” kata Ferry.
Mekanisme penyaluran dana kontribusi tersebut dipastikan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku pada musim kompetisi lalu. Pihak operator berharap penambahan anggaran ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh manajemen klub untuk memenuhi kebutuhan operasional tim.
Jadwal Pertandingan Pembuka Dan Kesiapan Kompetisi Baru
Persaingan kasta tertinggi Super League 2026/2027 dijadwalkan bakal bergulir secara resmi mulai 4 September 2026 mendatang. Pertandingan seru antara Bali United melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi laga pembuka gelaran musim ini.
Sementara itu, panggung kasta kedua Championship bakal menyusul dengan menggelar kick-off perdana pada 11 September 2026. Laga pembuka Grup Barat akan menyajikan duel sengit antara PSIS Semarang berhadapan dengan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri.
Seluruh persiapan teknis maupun administratif terus dimatangkan oleh operator liga demi menjamin kelancaran kompetisi sepak bola nasional. Penambahan dana bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas laga serta daya saing seluruh klub peserta di lapangan.






