I Made Wirawan Turun Gunung Jadi Kiper Persib di Putaran Kedua

I Made Wirawan Turun Gunung Jadi Kiper Persib di Putaran Kedua
Potret I Made Wirawan. (laman: sport.detik.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kabar mengejutkan datang dari markas Pangeran Biru menjelang bergulirnya putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Sang legenda hidup, I Made Wirawan turun gunung jadi kiper Persib Bandung untuk mengisi slot penjaga gawang keempat tim.

Keputusan I Made Wirawan ini diambil manajemen dan tim pelatih karena situasi mendesak di akhir bursa transfer. Pelatih kepala, Bojan Hodak, secara resmi membenarkan langkah strategis tersebut demi melengkapi kedalaman skuad.

Sulit Cari Kiper Bagus

Langkah tak biasa ini terpaksa diambil karena Persib kesulitan mencari penjaga gawang lokal berkualitas di detik-detik akhir penutupan pendaftaran pemain (deadline transfer). Di sisi lain, Persib harus memenuhi kuota empat kiper dalam satu tim untuk mengarungi sisa musim yang padat.

“Jadi karena ini adalah momen akhir untuk mendaftarkan penjaga gawang dan tidak mudah menemukan kiper yang bagus di pasaran, jadi kami mendaftarkan I Made,” terang Hodak dikutip nismedia.id dari Kompas.com.

Korbankan Kiper Asing

Masuknya I Made Wirawan (44 tahun) tak lepas dari regulasi pemain asing yang membatasi hanya 11 nama yang bisa didaftarkan di liga domestik. Kedatangan striker anyar asal Spanyol, Sergio Castel, membuat kuota pemain asing Persib membengkak menjadi 12 orang.

Akibatnya, kiper asing asal Wales, Adam Przybek, harus rela tersisih dari skuad Super League. Przybek kini diproyeksikan hanya akan tampil mengawal gawang Persib di ajang internasional, yakni AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026.

Harapan Bojan Hodak

Meski I Made Wirawan memiliki rekam jejak gemilang sebagai pahlawan juara 2014, Bojan Hodak memiliki harapan realistis. Ia menilai fisik sang asisten pelatih masih cukup mumpuni, namun berharap situasi tidak memaksanya untuk benar-benar turun bertanding di laga kompetitif.

“Dia (I Made) akan menjadi kiper keempat kami. Dia masih cukup bagus tapi kami harap dia tidak perlu memainkan satu pertandingan pun,” ujar Hodak.

Sebagai informasi, I Made sejatinya sudah gantung sepatu pada akhir musim 2022-2023. Ia kemudian melanjutkan karier sebagai asisten pelatih kiper dan turut merasakan gelar juara back to back di musim 2023-2024 dan 2024-2025 dari pinggir lapangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *