Ibunda Cristiano Ronaldo Menangis Saat Sang Putra Pergi dari Timnas Portugal

Ibunda Cristiano Ronaldo Menangis Saat Sang Putra Pergi dari Timnas Portugal
Potret Dolores Aveiro dan Cristiano Ronaldo (Twitter: @KalshiFC)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Ibu Cristiano Ronaldo, Dolores Aveiro tak mampu menahan kesedihannya saat menceritakan anaknya yang meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal. Ia menangis tersedu-sedu saat membicarakan kepergian putranya yang dianggapnya terlalu dramatis dan tidak pantas diterima oleh legenda hidup sepak bola dunia itu.

Dalam sebuah percakapan emosional yang berlangsung di kediamannya di Madeira, Dolores Aveiro mengakui bahwa ia sangat sedih dengan situasi yang menimpa putranya. Ia mengungkapkan bahwa keputusan Cristiano Ronaldo untuk meninggalkan pusat pelatihan tiba-tiba terasa seperti sebuah pukulan yang tak terduga bagi seluruh keluarganya.

Air mata tak lagi tertahan saat ia membicarakan bagaimana putranya diperlakukan di akhir masa pengabdiannya bersama tim nasional. Menurutnya, hal-hal semacam ini seharusnya tidak pernah terjadi kepada seseorang yang telah memberikan segalanya untuk negaranya selama lebih dari dua dekade.

“Saya sedih, itu wajar. Itu seperti kejutan. Anak saya seharusnya pergi melalui pintu depan, tapi malah dia keluar melalui pintu belakang. Saya menangis sedikit. Dia selalu menjadi pahlawan Portugal. Mereka tidak menghargainya seperti seharusnya,” katanya.

Dolores Aveiro menegaskan bahwa putranya tidak pernah meminta perlakuan istimewa, melainkan hanya ingin dihargai dan dihormati sebagaimana layaknya seorang pemain yang telah memberikan kontribusi luar biasa. Ia merasa bahwa Cristiano selalu berjuang dengan segenap jiwa dan raganya setiap kali mengenakan seragam nasional.

Keputusan Cristiano Ronaldo untuk meninggalkan pemusatan latihan terjadi setelah ia tidak dimainkan dalam dua pertandingan berturut-turut di mana pelatih Jorge Jesus lebih memilih pemain-pemain muda di posisinya. Tanpa kehadirannya, Portugal justru berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Denmark dengan skor 4-2.

Dolores menutup percakapannya dengan harapan agar situasi ini dapat segera diselesaikan dengan kedamaian dan saling menghormati antar pihak. Ia berdoa agar putranya tidak terus-menerus diburu oleh berita-berita yang menyakitkan dan dapat kembali fokus pada sepak bola yang ia cintai.

Sumber: KalshiFC

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *