
Nismedia.id - Tim Indonesia Juara Umum World Boccia Championship 2026 setelah mengukir sejarah manis pada kejuaraan yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Skuad Merah Putih sukses memboyong tiga medali emas dan satu medali perak walau datang sebagai debutan.
Hasil luar biasa tersebut membuat Indonesia berhasil mengungguli negara-negara kuat seperti Thailand dan Hong Kong. Dua medali emas didapatkan dari nomor perorangan, sementara satu emas lainnya diraih pada nomor mixed team.
Raihan Prestasi Indonesia Juara Umum World Boccia Championship 2026
Keberhasilan ini terbilang sangat fenomenal mengingat turnamen tersebut menjadi panggung perdana bagi atlet nasional. Sebagaimana dikutip nismedia.id dari BolaSport.com, medali emas perorangan masing-masing disumbangkan oleh Handayani dan Muhammad Afrizal Syafa usai berjuang maksimal di lapangan.
“Biasanya cuma ada dua grup dan sekarang menjadi empat grup. Ini luar biasa banget karena lawannya jadi lebih banyak,” kata Handayani lewat release resmi National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.
Tambahan satu medali emas diraih trio M. Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, serta Gischa Zayana pada kelas mixed team BC1/BC2. Sementara itu, Felix Ardi Yudha turut menyumbangkan medali perak pada nomor perorangan BC2 putra.
Fokus Tatap Asian Para Games Dan Paralimpiade
Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin mengapresiasi tinggi konsistensi para atlet selama bertanding di level tertinggi. Menurutnya, capaian ini sangat penting untuk mengamankan poin menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
“Poin yang kami raih dari kejuaraan ini sangat besar, setara dengan Paralimpiade. Poin ini menjadi penting untuk mengamankan posisi kita di Paralimpiade Los Angeles 2028,” tutur Islahuzzaman.
Usai mencetak prestasi di tingkat dunia, jajaran pelatih kini langsung mengalihkan fokus ke ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Para atlet dipastikan terus mengasah ketajaman teknik demi mempertahankan performa terbaik.






