Inggris Uji Coba Aturan Baru: Jeda Kiper Tak Bisa Lagi Jadi Alasan Istirahat Tim

Inggris Uji Coba Aturan Baru: Jeda Kiper Tak Bisa Lagi Jadi Alasan Istirahat Tim
Ilustrasi aturan baru sepak bola Inggris (Laman: BBC)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Perubahan besar akan segera terlihat di kompetisi sepak bola Inggris mulai musim ini. Pihak berwenang sepak bola di sana resmi menyetujui uji coba aturan baru guna menghentikan praktik jeda taktis yang sering dilakukan saat kiper mendapat perawatan medis.

Praktik ini belakangan sering menjadi sorotan karena dimanfaatkan tim untuk beristirahat sekaligus menyusun strategi baru. Saat kiper terbaring dan tenaga medis masuk ke lapangan, seluruh pemain tim lain ikut berhenti bergerak dan berkumpul. Hal ini dinilai menyimpang dari tujuan awal pemberian jeda untuk pertolongan cedera.

Berbagai pihak terkait sepak bola Inggris telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan uji coba ini. Persetujuan telah diberikan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris, Liga Primer Inggris, Liga Sepak Bola Inggris, Liga Nasional, hingga Liga Super Wanita. Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional juga telah mengizinkan penerapan aturan tersebut secara terbatas.

Dikutip Nismedia.id dari media BBC, Pro Ref di bawah pimpinan kepala petugas perwasitan Howard Webb telah melakukan pembahasan mendalam dengan pengelola liga. Mereka menyusun mekanisme agar jeda penanganan cedera kiper tidak berubah menjadi keuntungan sepihak bagi salah satu tim.

Aturan intinya menyatakan bahwa tim yang penjaga gawangnya sedang dirawat harus mengurangi jumlah pemain di lapangan. Pelatih memiliki waktu tepat sepuluh detik untuk menentukan siapa yang akan keluar selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan, lalu melaporkannya kepada wasit keempat.

“Jika dalam batas waktu sepuluh detik belum ada nama yang disampaikan secara jelas, maka kapten tim itulah yang wajib meninggalkan lapangan,” bunyi ketentuan resmi yang disebarkan. Ketentuan ini dibuat agar pelatih tidak menunda-nunda keputusan demi menambah waktu jeda.

Penerapan perdana aturan ini akan disaksikan dalam laga babak penyisihan Carabao Cup antara Tranmere Rovers melawan Rochdale pada hari Sabtu mendatang. Pertandingan ini menjadi ajang pengujian nyata pertama kali sebelum kemungkinan diperluas ke liga-liga utama Inggris.

Sementara itu, A-League di Australia dikabarkan akan menjalankan variasi aturan yang berbeda. Di sana, kapten tim secara otomatis yang harus keluar lapangan setiap kali penjaga gawang mendapatkan perawatan medis di tengah pertandingan.

Pihak pengelola sepak bola Inggris menegaskan aturan ini bersifat sementara dan dievaluasi secara berkala. Hasil pantauan dari beberapa minggu penerapan awal akan menjadi dasar pertimbangan apakah aturan ini dipertahankan atau disempurnakan lagi.

Reaksi dari kalangan pelatih dan pemain pun mulai bermunculan menjelang laga uji coba. Sebagian besar menyambut baik karena dianggap dapat mengurangi gangguan yang tidak perlu, meski ada yang khawatir tim yang benar-benar butuh waktu menenangkan situasi akan terbebani.

“Kami berharap langkah ini dapat mengembalikan esensi jeda cedera untuk pertolongan semata, bukan taktik bermain waktu,” ujar perwakilan Pro Ref. Mereka juga mengimbau seluruh pihak mengikuti dengan disiplin demi kebaikan sepak bola itu sendiri.

Apakah aturan ini benar-benar ampuh menghilangkan praktik jeda taktis yang memicu kontroversi? Jawabannya akan segera terlihat mulai laga Sabtu ini, dan dampaknya mungkin akan dirasakan di seluruh dunia jika hasilnya dinilai positif oleh IFAB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *