Inter Milan Pesta 5 Gol di Markas Sassuolo, Jay Idzes Tak Kuasa Bendung Nerazzurri

Inter Milan Pesta 5 Gol di Markas Sassuolo, Jay Idzes Tak Kuasa Bendung Nerazzurri
Potret Serie A 2025-2026 Sassuolo vs Inter (Instagram: @inter)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Inter Milan tampil sangat dominan saat bertandang ke markas Sassuolo pada laga pekan ke-24 Serie A musim 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung di Mapei Stadium ini membuat tim Jay Idzes kewalahan hingga menghasilkan skor telak 0-5. 

Kemenangan Inter Milan ini semakin mengukuhkan posisi tim asuhan Cristian Chivu di pemuncak klasemen sementara Serie A 2025-2026 dengan selisih poin yang cukup lebar dari para pesaingnya. Inter Milan dengan 58 poin sementara Sassuolo yang menduduki peringkat 11 memiliki 29 poin.

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes dipercaya tampil penuh dalam pertandingan ini. Namun, kehadiran Idzes ternyata belum cukup ampuh untuk menahan gelombang serangan balik cepat yang diperagakan oleh tim tamu. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Inter langsung mendominasi pertandingan. 

Dikutip Nismedia.id dari Instagram @inter pada menit ke-11, Inter Milan membuka keunggulan melalui Yann Bisseck dengan sundulan maut ke gawang lawan. Pemain asal Jerman itu berhasil memanfaatkan umpan pojok akurat yang dilepaskan oleh Federico Dimarco untuk menggetarkan jala gawang Sassuolo. 

Memasuki menit ke-28, Marcus Thuram menggandakan keunggulan tim tamu melalui sebuah sontekan tenang setelah menerima umpan silang mendatar. Jay Idzes sempat mencoba melakukan blok, namun pergerakan Thuram yang sangat lincah membuatnya gagal menutup ruang tembak sang striker. Skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu ini bertahan hingga babak pertama berakhir.

Dominasi Inter Milan semakin tidak terbendung ketika memasuki babak kedua. Hanya butuh 5 menit tim tamu menambah skor 3-0 pada menit ke-50. Kapten tim, Lautaro Martinez, mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Sassuolo.  

3 menit berselang, Manuel Akanji memperlebar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-53 melalui eksekusi bola mati. Lini belakang Sassuolo tampak kehilangan koordinasi setelah gol ketiga Inter. Kondisi ini membuat Jay Idzes tampak berulang kali memberikan instruksi kepada rekan-rekannya agar tetap disiplin dalam menjaga area pertahanan.

Situasi bagi tuan rumah semakin memburuk setelah gelandang veteran Nemanja Matic menerima kartu merah langsung dari wasit pada pertengahan babak kedua. Bermain dengan sepuluh orang membuat Sassuolo praktis hanya bertahan dan mengandalkan serangan balik yang jarang membahayakan gawang Yann Sommer. Jay Idzes bekerja keras sendirian di area tengah pertahanan untuk mencegah Inter Milan mencetak lebih banyak gol di sisa waktu pertandingan.

Meski berada dalam tekanan hebat, Jay Idzes sempat melakukan beberapa tekel bersih yang mencegah peluang emas Inter Milan menjadi gol tambahan. Performa individu Idzes tetap mendapat sorotan positif dari pengamat sepak bola karena ketenangannya. Namun, keunggulan kualitas kolektif Inter Milan memang sulit diimbangi oleh skuad asuhan Fabio Grosso yang tengah berjuang di papan tengah.

Gol penutup kemenangan Inter Milan lahir di menit ke-89 melalui aksi pemain pengganti, Luis Henrique. Henrique melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang tidak mampu dihalau oleh kiper Sassuolo, sekaligus menggenapi penderitaan tim tuan rumah. 

Kekalahan 5 gol tanpa balas ini menjadi pukulan telak bagi Sassuolo yang sebenarnya membutuhkan poin untuk naik ke papan atas klasemen. Fabio Grosso mengakui bahwa timnya kalah kelas dalam segala lini dibandingkan dengan permainan terstruktur yang ditunjukkan oleh sang juara bertahan. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *