Jadi Satu-satunya Wakil Persebaya di Piala Asia U20 2027, Alan Maulana: Bersyukur Mendapat Kepercayaan

Jadi Satu-satunya Wakil Persebaya di Piala Asia U20 2027, Alan Maulana: Bersyukur Mendapat Kepercayaan
Potret Aleandro Alan Maulana di Piala Asia U-20 2027 (Instagram: @aleandroo.01)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pemain muda Persebaya Surabaya, Aleandro Alan Maulana menjadi bagian penting dari keberhasilan Timnas Indonesia U-20 melangkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Pemain yang akrab disapa Alan itu tampil penuh saat Indonesia mengalahkan Australia 2-0.

Alan Maulana memberikan 1 assist krusial kepada Fabio Azkairawan dan memberikan 1 peluang yang berbuah gol oleh Zahaby Gholy saat melawan Laos. Sementara saat melawan Australia sosoknya dimainkan penuh oleh Nova Arianto.

Aleandro Alan Maulana adalah satu-satunya penggawa Persebaya yang lolos masuk skuad final Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Sebenarnya, Persebaya mengirim dua nama pada tahap awal pemanggilan yaitu Dimas Adi Prasetyo namun tersingkir.

Di Grup H yang berisi Australia, Laos, dan Malaysia, Indonesia mencatatkan dua kemenangan dan satu kali imbang dari tiga pertandingan. Alan Maulana tampil di seluruh laga tersebut, dua di antaranya ia jalani secara penuh. sejak menit awal hingga peluit akhir berbunyi. Ia juga menyumbangkan satu assist saat Garuda Muda mengalahkan Laos dengan skor tegas.

Pengalaman berharga itu langsung diakui oleh Aleandro Alan Maulana sendiri sebagai langkah besar dalam kariernya yang masih muda. Bagi pemain berusia 18 tahun itu, kesempatan membela negara bukan sekadar soal hasil di atas kertas

“Saya tentu merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjuangan Timnas Indonesia sampai akhirnya lolos ke putaran final Piala Asia U-20. Saya bersyukur mendapat kepercayaan untuk bermain dan bisa membantu tim meraih hasil yang diinginkan,” ujarnya dikutip Nismedia.id dari laman resmi persebaya.id.

Ia menyebut belajar banyak hal baru yang tidak selalu didapatkan saat berlatih bersama klub. Mulai dari menjaga konsistensi, disiplin, hingga cara menghadapi lawan dengan gaya permainan yang berbeda-beda.

“Selama bersama timnas, saya mendapatkan banyak pengalaman baru. Belajar dari pelatih dan pemain lain, terutama menjaga fokus, disiplin, dan menjalani pertandingan dengan tanggung jawab. Saya ingin membawanya ke Persebaya,” lanjutnya.

Manajer Persebaya, Sidik Maulana Tualeka menilai pengalaman internasional ini sangat penting bagi perkembangan pemain muda. Menurutnya, menit bermain yang tinggi di level timnas adalah modal berharga yang akan dibawa pulang ke Surabaya.

“Kami berharap dia bisa berproses di Timnas, menimba ilmu sebanyak mungkin, punya pengalaman internasional juga bagus, punya menit bermain di Timnas juga tinggi, saat kembali ke Persebaya bisa bantu tim ini untuk berkompetisi di musim baru,” ujar Alex.

Perjalanan Alan hingga ke titik ini pun tidak datang secara instan. Ia mengawali langkahnya dari SSB Untag Rosita sebelum ikut seleksi Elite Pro Academy (EPA) Persebaya pada tahun 2022.

Ia sempat terhenti akibat cedera patah tangan yang memaksanya istirahat dari lapangan. Namun dukungan pelatih dan sesama pemain membuatnya bangkit kembali, melewati masa pemulihan dengan tekad yang kuat.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil dan menjalani debut bersama tim senior Persebaya menghadapi PSM Makassar. Musim lalu ia mencatatkan dua penampilan, semuanya sebagai pemain pengganti.

Kini setelah pulang membawa kemenangan dan tiket putaran final Piala Asia U-20 2027, Alan kembali ke Persebaya dengan kepercayaan diri. Dari EPA hingga membela negara, ia membuktikan bahwa kesabaran dan ketekunan akan selalu menemukan jalannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *