
Nismedia.id - Jakarta Garuda Jaya harus menelan pil pahit pada laga kedua AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak. Wakil Indonesia itu tak berdaya saat berhadapan dengan Foolad Sirjan Iranian.
Hasil ini sangat kontras dengan penampilan rekan senegaranya, Jakarta Bhayangkara Presisi, yang lebih dulu tampil gemilang sehari sebelumnya. Bhayangkara Presisi sukses meraih kemenangan penting dan membuka peluang besar melaju ke babak selanjutnya.
Sementara itu, Garuda Jaya justru gagal mengulangi prestasi serupa, meski sudah berjuang habis-habisan di hadapan pendukung tuan rumah yang kalah telak dengan skor 0-3. Skor set demi set tercatat 14-25, 12-25, dan 12-25 seperti dikutip Nismedia.id dari unggahan akun Instagram @avc2026pontianak.
Sejak awal pertandingan, permainan Foolad Sirjan Iranian terlihat lebih terstruktur, kuat, dan sulit dibendung. Serangan balik yang cepat, blok kokoh, dan servis akurat terus menekan pertahanan Garuda Jaya.
Pemain-pemain Indonesia tampak kesulitan menemukan ritme permainan sendiri dan sering kali kehilangan poin akibat kesalahan teknis maupun keunggulan fisik lawan.di awal, namun dominasi tim Iran perlahan mulai terlihat.
Jalannya permainan berubah total setelah skor menyentuh angka 10-12, di mana Foolad Sirjan Iranian langsung memperlebar jarak hingga mengunci kemenangan 25-14. Perbedaan kemampuan teknis dan strategi mulai terlihat nyata di fase ini.
Memasuki set kedua, situasi tak banyak berubah. Tim Iran semakin leluasa melancarkan serangan dari berbagai sudut lapangan. Blok Garuda Jaya kerap ditembus, sementara serangan balik yang dibangun belum mampu menembus pertahanan rapat lawan. Skor melebar menjadi 8-17, dan berakhir telak 12-25 untuk keunggulan sementara 2-0 bagi tim tamu.
Poin demi poin diraih dengan mudah oleh Foolad Sirjan Iranian, membuat kepercayaan diri pemain Garuda Jaya semakin menurun. Beberapa kali terjadi kesalahan penguasaan bola yang seharusnya bisa dihindari, dan hal itu semakin memperberat beban yang harus ditanggung tim asuhan tersebut.
Kekalahan ini membuat posisi Jakarta Garuda Jaya di klasemen sementara Grup B berada di bawah tekanan berat. Dengan satu kekalahan di tangan, mereka wajib menang di dua laga sisa agar masih memiliki harapan lolos ke babak semifinal.
Sementara itu, Foolad Sirjan Iranian makin kokoh memimpin klasemen berkat kemenangan meyakinkan ini. Mereka tampil sangat dominan dan terlihat sebagai salah satu kandidat terkuat untuk merebut gelar juara tahun ini. Permainan disiplin dan kualitas individu pemain menjadi kunci utama keberhasilan mereka sejauh ini.






