
Nismedia.id - Penampilan solid bek naturalisasi sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, di Liga Italia kembali menuai pujian. Idzes dinilai melakukan satu penyelamatan heroik yang krusial saat timnya, Sassuolo, sukses membantai Atalanta 3-0, Minggu (9/11/2025).
Apresiasi tinggi datang langsung dari media Italia dan bahkan akun resmi Serie A.
Seperti dilansir dari CNN Indonesia, media lokal Sassuolo News memberi judul “Penyelamatan yang luar biasa dari Idzes” dalam laporan pertandingan mereka, Senin (10/11).
Tak hanya itu, akun Instagram resmi Serie A juga ikut mengunggah video aksi bertahan Idzes. “Seni bertahan dari Jay Idzes,” tulis akun Instagram Serie A dalam caption-nya.
Penyelamatan ‘Setara 1 Gol’
Pujian paling spesifik datang dari media Italia, Tutto Sassuolo. Seperti dilansir dari Bola.kompas.com, media tersebut tak ragu menyebut penyelamatan sensasional kapten Timnas Indonesia itu “setara dengan 1 gol”.
Berkat aksi heroiknya, Tutto Sassuolo memberi Idzes rating 7, nilai tertinggi di antara pemain belakang Sassuolo lainnya.
“Sebuah penyelamatan yang layak dihargai gol,” tulis Tutto Sassuolo. “Dia benar-benar mengorbankan dirinya, hampir kehilangan akal untuk menghentikan tembakan Lookman.”
Detik-detik Aksi Heroik Idzes
Lalu, aksi krusial apa yang sebenarnya dilakukan Idzes?
Momen heroik itu terjadi saat laga baru berjalan delapan menit dan skor masih imbang 0-0, penyerang tajam Atalanta, Ademola Lookman, berhasil lolos dari kawalan dan melepaskan sepakan super keras.
Bola meluncur deras, sementara kiper Arijanet Muric sudah tidak bisa menghalau bola. Dalam situasi genting itu, Idzes maju dan memblok tembakan keras tersebut menggunakan wajahnya.
Akibat benturan keras itu, Idzes sempat terkapar di lapangan dan harus mendapat perawatan dari tim medis.
Penyelamatan ini menjadi titik balik mental bagi Sassuolo. Tutto Sassuolo menganalisis, andai bola itu masuk, hasil pertandingan bisa saja berbeda.
“Sebuah lompatan untuk melindungi gawang ketika skor masih imbang 0-0. Mungkin, jika bola itu masuk, hasil pertandingan bisa saja berbeda,” tutup media tersebut.
Setelah penyelamatan krusial itu, gawang Sassuolo tetap perawan dan mereka akhirnya sukses mengunci kemenangan telak 3-0 atas Atalanta.






